Jelang Aksi Besar 21 April, Polda Kaltim Siapkan Ribuan Personel Gabungan

Kapolda Kaltim, Endar Priantoro bersama jajaran dan Pemerintah daerah di Makopolresta Samarinda pada Jum'at 17/04/2025.

SAMARINDA.nusantaranews.info–Pengamanan besar-besaran disiapkan Polda Kalimantan Timur untuk mengawal aksi unjuk rasa Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim yang dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026.

Aksi ini diperkirakan akan dipusatkan di dua titik strategis, yakni Gedung DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim, dengan pergerakan massa dimulai sekitar pukul 10.00 WITA.

Kapolda Kaltim, Endar Priantoro, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipatif jauh hari, termasuk menjalin komunikasi intensif dengan berbagai tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Koordinasi tersebut melibatkan sejumlah organisasi besar seperti Majelis Ulama Indonesia, Muhammadiyah, serta Nahdlatul Ulama, guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Baca Juga  PWNU Kaltim Selenggarakan PMKNU Perdana: Mencetak Pemimpin Masa Depan

“Kami sepakat bersama seluruh elemen untuk menjaga Kalimantan Timur tetap damai, tertib, dan kondusif selama aksi berlangsung,” jelasnya  saat ditemui di Mako Polresta Samarinda, Jumat (17/04/2026).

Sebanyak 1.700 personel gabungan akan diterjunkan dalam pengamanan ini. Selain kepolisian, kekuatan tersebut juga diperkuat oleh TNI, Satpol PP, tenaga kesehatan, hingga tim pemadam kebakaran.

Skema aksi sendiri diawali dengan penyampaian aspirasi di Gedung DPRD Kaltim, sebelum massa bergerak menuju Kantor Gubernur Kaltim sebagai titik lanjutan.

Baca Juga  Polri Siaga Amankan Ibadah Jumat Agung dan Perayaan Paskah 2025

Meski pengamanan dilakukan secara ketat, Kapolda menekankan bahwa pendekatan yang digunakan tetap mengedepankan sisi humanis. Aparat diminta mengutamakan langkah pre-emtif dan preventif, serta menghindari tindakan represif selama situasi berjalan tertib.

“Kami ingin memastikan bahwa penyampaian aspirasi tetap berjalan dengan aman tanpa mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.

Dengan pengamanan yang matang serta dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan aksi tersebut dapat berlangsung damai tanpa menimbulkan gangguan keamanan di Kalimantan Timur.

Penulis: Nng