Razia Gabungan Lapas Kelas IIA Samarinda, Dua Handphone Diamankan

Petugas mengamankan barang terlarang hasil razia gabungan di Lapas Samarinda.

SAMARINDA, nusantaranews.info – Lapas Kelas IIA Samarinda kembali menggelar razia gabungan bersama unsur TNI dan Polri pada Selasa (2/6/2026) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WITA tersebut diawali dengan apel dan pemaparan tugas oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Samarinda Yohanis Varianto sebelum dilanjutkan dengan pemeriksaan serta penyisiran di sejumlah blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP).

 

Razia gabungan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Lapas Kelas IIA Samarinda dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang.

Kalapas Kelas IIA Samarinda, Yohanis Varianto, mengatakan kegiatan razia gabungan tersebut rutin dilaksanakan bersama aparat TNI dan Polri untuk mencegah masuk dan beredarnya barang-barang yang dilarang di dalam lapas.

“Baik, terima kasih. Kegiatan malam hari ini seperti biasa kita lakukan razia gabungan bersama teman-teman dari TNI Polri. Nah, jadi kita laksanakan razia di beberapa blok hunian. Kita sisir barang-barang terlarang seperti narkoba dan handphone. Sehingga mudah-mudahan ke depan barang-barang tersebut bisa bersih dari itu,” ujarnya.

Baca Juga  Enam Warga Samarinda Ulu Terima Bantuan UMKM (Untuk Mustahik ke Muzaki) dari BAZNAS Samarinda

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, ditemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam blok hunian, termasuk dua unit telepon genggam.

“Hasilnya ada beberapa barang yang kita temui termasuk ada dua buah handphone dan beberapa barang yang tidak diperbolehkan. Untuk narkoba nihil,” tegas Yohanis.

Lebih lanjut, Yohanis menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan guna mencegah semakin maraknya temuan barang terlarang di dalam lapas. Upaya tersebut dilakukan melalui pelaksanaan razia secara rutin maupun insidental, serta memperketat pemeriksaan terhadap setiap barang yang masuk ke lingkungan lapas.

“Dengan dilaksanakannya razia gabungan seperti ini kita akan sesering mungkin melakukan razia, baik secara insidentil maupun secara rutin dan tiap hari juga kita laksanakan. Terus yang kedua juga memperketat barang-barang masuk, baik itu lewat pengunjung maupun barang-barang bawaan yang lain atau mungkin barang bawaan yang masuk ke dalam lapas berupa bahan makanan. Kita sisir, kita perketat semuanya itu sehingga barang-barang yang diduga dilarang masuk bisa teratasi,” jelasnya.

Baca Juga  Wawali Samarinda Sidak Bapokting Jelang Lebaran, Stok BBM dan Sembako Aman, Satu SPBU Disorot

Menurutnya, langkah pengetatan akan terus dilakukan setiap kali terdapat indikasi atau hal-hal yang dianggap mencurigakan di dalam lingkungan lapas.

“Kegiatannya akan kita lakukan sesering mungkin. Ketika ada indikasi ada hal-hal yang mencurigakan, kita tetap melaksanakan pengetatan dan semoga Lapas Samarinda ke depannya akan bersih dari hal-hal atau barang-barang yang dimaksud,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Yohanis juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang selama ini terus memberikan dukungan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas IIA Samarinda.

“Dan yang berikutnya juga kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman dari TNI Polri yang selalu siap membackup kami dalam pengamanan maupun dalam kegiatan razia bersama,” tutupnya.

Baca Juga  Misi Tuntas Tanpa Cela, 555 Prajurit Yonif 611/Awang Long Kembali dari Papua Disambut Pangdam VI/Mulawarman

Melalui razia gabungan yang dilaksanakan secara berkala, Lapas Kelas IIA Samarinda berharap dapat mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang semakin aman, tertib, serta bebas dari peredaran narkoba dan penggunaan alat komunikasi ilegal di dalam lapas.

Penulis: manEditor: nng