593 Bintara Polri Bakomsus Ketahanan Pangan dan Gizi Resmi Dilantik

ket. foto: Sebanyak 593 Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Polri resmi dilantik setelah menyelesaikan pendidikan selama lima bulan, Rabu (4/6/2025). Mereka siap mendukung program Ketahanan Pangan dan Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.

JAKARTA, nusantaranews.info – Sebanyak 593 Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) Polri resmi dilantik setelah menyelesaikan pendidikan dasar kepolisian. Para bintara ini direkrut secara khusus untuk mendukung program Ketahanan Pangan dan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dari total peserta, 434 merupakan polisi laki-laki dan 159 adalah polisi wanita (polwan). Mereka memiliki latar belakang pendidikan di bidang pertanian, peternakan, perikanan, gizi, dan kesehatan masyarakat.

Para bakomsus ini akan bertugas sebagai Bhabinkamtibmas, dengan tanggung jawab utama mengawal dan mengimplementasikan program ketahanan pangan serta program MBG di berbagai wilayah Indonesia.

Pendidikan Selama Lima Bulan

Upacara penutupan pendidikan digelar di dua lokasi, sesuai dengan tempat pelatihan masing-masing. Untuk polwan, upacara dilaksanakan di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) Lemdiklat Polri, Ciputat, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/6/2025). Sementara untuk polisi laki-laki, kegiatan dilangsungkan di Pusat Pendidikan Binmas (Pusdik Binmas) Lemdiklat Polri, Banyubiru, Ungaran, Jawa Tengah.

Baca Juga  Polres Dharmasraya Paparkan Hasil Penanganan Kasus Selama Tahun 2024

Selama lima bulan pendidikan, para bakomsus mendapatkan materi dengan komposisi 70 persen fokus pada fungsi teknis pembinaan masyarakat (Binmas). Hal ini bertujuan agar mereka siap melaksanakan tugas mendukung program Ketahanan Pangan dan MBG sebagai bagian dari Asta Cita pemerintahan.

“Komposisi materi pelajaran untuk siswa Bakomsus ini 70 persen adalah fungsi teknis Binmas. Nantinya, mereka akan mengimplementasikan program ketahanan pangan dari Presiden terkait dengan Asta Cita, sehingga pemahaman teknis Binmas menjadi prioritas,” jelas Kepala Sepolwan Lemdiklat Polri, Kombes Pol Melda Yanny, kepada wartawan, Minggu (7/6/2025).

Sebagai perbandingan, Melda menjelaskan bahwa polisi tugas umum (PTU) atau non-bakomsus lebih banyak mempelajari fungsi teknis Sabhara, dengan proporsi materi mencapai 50 persen.

Baca Juga  Satlantas Polres Dharmasraya Sosialisasi Tertib Lalulintas Dan Anti Bullying Di SMKN 1 Sitiung

Antusiasme Pendaftar Tinggi

Rekrutmen bakomsus ini merupakan salah satu dari empat strategi utama Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Proses perekrutan dilakukan oleh Bagian Penyediaan Personel (Bagdiapers) Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri sejak November 2024, dengan masa pendaftaran hanya berlangsung selama tujuh hari.

“Kami cukup terkejut karena jumlah pendaftar mencapai ribuan, padahal masa sosialisasi hanya 10 hari dan waktu pendaftaran hanya seminggu,” ungkap Kasubbag Penerimaan Bagdiapers SSDM Polri, Kompol Adi Dharma, dalam program detikSore, Kamis (5/12/2024).

Untuk formasi Bakomsus Pertanian, Peternakan, dan Perikanan, Polri membuka peluang bagi lulusan SMK, D3, D4, hingga sarjana. Sementara untuk formasi Ahli Gizi dan Kesehatan Masyarakat, kualifikasi minimal adalah lulusan D4 dan sarjana.

Dukung Swasembada Pangan dan SDM Unggul

Kebijakan penerimaan Bakomsus ini merupakan strategi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mempercepat tercapainya misi Swasembada Pangan dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis secara optimal.

Baca Juga  Operasi Wira Waspada Jaring 170 WNA Bermasalah di Jadetabek

Swasembada Pangan dan MBG merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia dan mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di masa depan.