BALIKPAPAN, nusantaranews.info – Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Jalan Ars Muhammad RT 29, Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Sabtu (23/5) siang. Api yang muncul sekitar pukul 11.15 Wita sempat membuat warga panik lantaran lokasi kebakaran berada di area permukiman padat.
Personel gabungan bersama petugas pemadam kebakaran bergerak cepat menuju lokasi usai menerima laporan dari warga. Informasi awal kebakaran diterima petugas piket sekitar pukul 11.00 Wita, kemudian tim langsung melakukan penanganan di lapangan.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 11.20 Wita, petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 12.00 Wita. Setelah proses pemadaman, petugas melanjutkan pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Dari hasil pendataan sementara, empat unit rumah terdampak dalam peristiwa tersebut. Rinciannya, tiga rumah mengalami kerusakan berat dan satu rumah lainnya rusak ringan.
Selain melakukan pemadaman, personel gabungan juga membantu proses evakuasi warga dan pengamanan area kebakaran agar situasi tetap kondusif.
Penanganan di lapangan melibatkan unsur BPBD, TNI-Polri, PLN, PDAM, Dinas Perhubungan, Satpol PP, PSC 119, Tagana Dinsos, ambulans relawan, aparat kelurahan dan kecamatan, Linmas, relawan hingga masyarakat setempat. Personel Pammat Ditsamapta Polda Kaltim turut diterjunkan membantu proses pengamanan dan pemadaman.
Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Yuliyanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dan warga yang turut membantu penanganan kebakaran tersebut.
“Kehadiran personel gabungan di lapangan merupakan bentuk sinergitas dalam penanganan bencana dan upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama akibat korsleting listrik maupun kelalaian lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, kegiatan penanganan di lokasi dipimpin Danru Regu 1 Bripda Ibnu Fhadheil Amarta. Hingga proses penanganan selesai, situasi dilaporkan berlangsung aman dan terkendali.













