Sapto Setyo Pramono Ajak Insinyur Kaltim Siap Hadapi Tantangan Pembangunan IKN

Ket.foto: Ketua PII Kaltim, Sapto Setyo Pramono saat memimpin raker antar pengurus Cabang kabupaten Kota Se-kalimantan Timur, Sabtu ( 02/11/2024).

SAMARINDA.nusantaranews.info – Pengurus Wilayah Persatuan Insinyur Indonesia (PW PII) Kalimantan Timur (Kaltim) sukses mengadakan Rapat Kerja antar Pengurus Cabang kabupaten/kota se-Kaltim pada Sabtu (2/11/2024) di Hotel Trans Mav Samarinda.

Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua PW PII Kaltim, Ir. Sapto Setyo Pramono, ST., MT., IPU, yang sekaligus Anggota DPRD Kaltim, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPRPERA) Kaltim, AM. Fitra Firnanda.

Dalam sambutannya, Sapto Setyo Pramono menekankan pentingnya peran insinyur dalam mendorong kemajuan berbagai sektor di Kaltim, termasuk di bidang konstruksi, pertanian, tambang, dan konsultan. Baginya, insinyur tidak terbatas pada konstruksi semata, tetapi memiliki tanggung jawab lebih luas dalam memastikan pertumbuhan di segala sektor.

“Insinyur tidak hanya membidangi jasa konstruksi saja. Pastinya di bidang pertanian, tambang, dan lainnya harus kita isi,” tegas Sapto.

Baca Juga  Seno Aji : Pentingnya BK Award dalam menghargai kerja keras anggota DPRD

Sapto juga mengangkat isu minimnya keterlibatan para insinyur Kaltim dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), mengingat pentingnya kontribusi mereka dalam menunjang infrastruktur nasional. Ia mengimbau seluruh insinyur di Kaltim agar mempersiapkan diri secara material dan sumber daya manusia (SDM), agar mampu berkontribusi optimal di proyek besar IKN.

“Keterlibatan kami sangat minim dalam progres IKN. Tapi kita juga harus memenuhi tanggung jawab kita dengan kesiapan SDM, fasilitas, dan lainnya. Jika kita menuntut, artinya kita juga harus siap,” ucapnya dalam sambutan dengan penuh semangat.

Tidak hanya bicara soal pembangunan infrastruktur, Sapto juga menyoroti kemandirian pangan di Kaltim. Menurutnya, sebagai mitra strategis dan penyangga pembangunan di IKN, Kaltim harus siap menghadapi segala tantangan.

Baca Juga  Peringati Hari Pahlawan ke-78, Hasanuddin Mas'ud Serukan Semangat Persatuan Bangsa

“Sebagai penyangga IKN, kita harus terus siap dalam segala kondisi, termasuk kemandirian pangan,” jelasnya.

Sapto juga menegaskan bahwa setiap tahap pembangunan, mulai dari perencanaan hingga fungsionalisasi, harus dilaksanakan dengan berlandaskan pada amanat UUD 1945.

“Ada empat fase dalam pembangunan: perencanaan, pelaksanaan, pengindahan, dan fungsional. Semua ini tercantum dalam amanat UUD 1945,” paparnya.

 

Sementara itu, Kadis PUPRPERA Kaltim, AM Fitra Firnanda, menyambut baik jalannya Raker PW PII Kaltim ini. Ia berharap sinergi yang terjalin antara para insinyur Indonesia dan pemerintah daerah dapat semakin erat.

“Kami sangat mengapresiasi langkah PW PII Kaltim dalam menggelar Raker ini. Diharapkan dengan adanya komunikasi yang kuat, insinyur Indonesia bisa lebih optimal mendukung pembangunan Kaltim dan IKN,” tutur AM Fitra.

Baca Juga  DPRD Kaltim Serukan Aksi Nyata untuk Mengatasi Kebakaran Hutan dan Melestarikan Alam

Dengan dedikasinya, Sapto Setyo Pramono terus berupaya menginspirasi generasi insinyur di Kaltim untuk siap dalam membangun benua etam yang lebih mandiri dan maju. Dukungan dan komitmennya bagi kemajuan daerah menjadi contoh nyata bagi kontribusi insinyur dalam pembangunan nasional.

Penulis: Bud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *