SAMARINDA, nusantaranews.info – Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Kalimantan Timur dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan antar insan pemasyarakatan. Salah satunya melalui pembukaan Pekan Olahraga Pegawai dan Warga Binaan yang digelar di Rutan Kelas I Samarinda, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman, yang ditandai dengan penendangan bola pertama sebagai simbol dimulainya pertandingan.

Sejumlah kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dari Samarinda, Balikpapan, hingga Tenggarong turut hadir, bersama jajaran pejabat struktural, pegawai, serta perwakilan warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Dalam sambutannya, Endang Lintang Hardiman menegaskan bahwa peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan bukan sekadar agenda seremonial. Ia menyebut, momentum ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam menjalankan tugas pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Selama 62 tahun perjalanan pemasyarakatan, berbagai dinamika dan tantangan telah dilalui. Ini menjadi dorongan bagi kita untuk terus beradaptasi, berbenah, dan meningkatkan kualitas kinerja,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan semangat pengabdian sebagai landasan utama dalam bekerja, sehingga setiap pelaksanaan tugas mampu memberikan dampak nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas.
Lebih lanjut, Endang menjelaskan bahwa pekan olahraga ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai sarana membangun budaya kerja yang sehat, solid, dan produktif.
Menurutnya, nilai sportivitas dan integritas harus menjadi hal utama dalam setiap pertandingan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat komunikasi, sinergi, dan kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan.
Pada pelaksanaan tahun ini, cabang olahraga yang dipertandingkan di antaranya futsal antar warga binaan, yang diikuti tujuh kontingen dari UPT Pemasyarakatan di Kalimantan Timur dengan total 72 peserta.

Saat informasi ini disampaikan, pertandingan futsal antar klub warga binaan masih berlangsung dengan lancar, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam mencetak skor serta menampilkan potensi dan bakat di bidang olahraga.













