Celni Pita Sari: Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Penopang Ekonomi Warga Kecil

Anggota DPRD Samarinda Celni Pita Sari,S.H.,M.H.

SAMARINDA, nusantaranews.info — Anggota DPRD Samarinda, Celni Pita Sari,S.H.,M.H menyambut positif pembangunan Koperasi Merah Putih yang saat ini mulai berjalan di sejumlah kelurahan di Kota Samarinda. Hal itu disampaikannya usai menghadiri peresmian salah satu koperasi, Sabtu (16/05/2026).

Menurutnya, program yang digagas pemerintah pusat tersebut dapat menjadi solusi dalam membantu perputaran ekonomi masyarakat, khususnya bagi warga menengah ke bawah.

“Pemkot Samarinda sangat mendukung program ini. Dari 59 kelurahan, saat ini ada 21 titik yang sudah ready dan sedang dalam tahap pembangunan, sementara dua lokasi sudah selesai dan salah satunya yang kita resmikan hari ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, koperasi tersebut nantinya tidak hanya menyediakan kebutuhan pokok murah, tetapi juga dirancang memiliki layanan lain seperti klinik kesehatan, pengobatan, hingga membantu pemasaran hasil pertanian masyarakat.

“Kita berharap perekonomian bisa berputar dengan baik karena nantinya ada pasar sembako murah, klinik, pengobatan dan sebagainya. Jadi masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau,” katanya.

Baca Juga  Polda Kaltim Gelar Bakti  Religi Peringati HUT Korpri ke- 54 Tahun 2025

Terkait sektor pertanian, Celni menilai koperasi harus mampu melibatkan petani lokal agar hasil panen mereka dapat terserap dengan baik dan memiliki nilai jual yang menguntungkan.

“Kita harus melibatkan petani lokal sehingga hasil panen mereka bisa terserap dengan baik dan harganya juga tetap menguntungkan petani tanpa memberatkan masyarakat,” tambahnya.

Ia juga berharap tenaga kerja dan pengelola koperasi nantinya dapat berasal dari putra daerah agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat lokal.

“Kita berharap pekerja yang ada di dalam koperasi ini bisa berasal dari masyarakat kita sendiri dan menjalankan tugas dengan baik. Jangan sampai ada penyalahgunaan karena ini menyangkut kebutuhan pokok masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Celni turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya kader Partai NasDem, Haji Kamarudin. Ia mengatakan proses pergantian antar waktu (PAW) saat ini masih berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Baca Juga  Korlantas Polri Gelar Pelatihan Safety Riding dan Driving Untuk Anggota PJR

“Dari Partai NasDem seluruh persyaratan sudah selesai. Saat ini tinggal menunggu proses dari DPRD, provinsi hingga ke Mendagri,” jelasnya.

Selain membahas koperasi, Celni juga menyoroti persoalan sampah di Kota Samarinda, khususnya rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah di kawasan Sambutan. Menurutnya, persoalan sampah kini menjadi tantangan serius bagi Kota Tepian.

“Kita harus menyambut baik rencana Pemkot karena persoalan TPA ini sudah menjadi momok besar bagi masyarakat Samarinda,” katanya.

Ia menyebut DPRD bersama Dinas Lingkungan Hidup akan kembali melakukan hearing guna mencari solusi terbaik terkait penanganan sampah di tengah kondisi efisiensi anggaran.

“Kalau program pembangkit listrik tenaga sampah ini bisa berjalan dengan baik tentu akan sangat membantu karena kondisi sampah di Samarinda saat ini sangat mengkhawatirkan,” ungkapnya.

Celni juga mengakui rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah rumah tangga masih menjadi kendala dalam pengelolaan sampah di Samarinda.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Kaltim Serahkan Bus Sekolah untuk Desa Batuah

Di sisi lain, ia mendorong Samarinda mulai bertransformasi menjadi kota jasa dan pariwisata. Menurutnya, sektor budaya perlu mendapat perhatian lebih agar mampu menarik wisatawan datang ke Kota Samarinda.

“Kita ingin Samarinda tidak hanya dikenal sebagai kota tambang. Ke depan sektor jasa, budaya dan pariwisata harus lebih dikembangkan,” pungkasnya.

Penulis: Nng