SAMARINDA, nusantaranews.info– Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar pada 2 Mei 2026 berlangsung khidmat di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda. Kegiatan ini diikuti unsur pendidik, tenaga kependidikan, pelajar, serta jajaran pemerintah daerah.
Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Wakil Wali Kota Samarinda, H Saefuddin Zuhri, SE., M.M bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Di tengah peringatan tersebut, Kepala SDN 007 Samarinda Ulu, Dr. Sri Mulyati, S.Pd., M.Pd., yang hadir sebagai perwakilan komunitas belajar kepala sekolah sekaligus Tim Pusaka (Pengembang Kurikulum dan Asesmen), Yang anggotanya terdiri dari lintas jenjang TK, SD dan SMP menegaskan bahwa Hardiknas harus dimaknai lebih dari sekadar kegiatan seremonial.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya atas nama Sri Mulyati Kepala Sekolah SDN 007 Samarinda Ulu. Kami keluarga besar SDN 007 Samarinda Ulu mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 dengan tema menguatkan partisipasi semesta mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” ucapnya.
Ia menyampaikan, momentum Hardiknas menjadi pengingat penting bagi seluruh insan pendidikan bahwa peran pendidikan sangat strategis dalam menentukan masa depan bangsa.
“Kami menyadari bahwa momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat bagi kita bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam membangun masa depan bangsa,” tegasnya.
KuMenurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan bagi peserta didik.
“Pendidikan bukan hanya tentang ilmu pengetahuan tetapi juga tentang bagaimana membentuk karakter, nilai atau value dan menumbuhkan semangat untuk terus belajar sepanjang hayat untuk anak-anak kita,” ujarnya.
Sri Mulyati juga menyoroti tantangan dunia pendidikan di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, sehingga menuntut semua pihak untuk terus beradaptasi dan berinovasi.
“Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat kita dituntut untuk terus bisa beradaptasi, berinovasi dan bertransformasi dalam meningkatkan kualitas diri,” katanya.
Ia mengajak seluruh elemen pendidikan untuk menjadikan Hardiknas sebagai momentum dalam mendorong pendidikan yang lebih inklusif dan berdaya saing.

“Mari kita jadikan peringatan ini sebagai motivasi untuk bersama-sama menciptakan pendidikan yang lebih inklusif, berkualitas dan berdaya saing. Kami keluarga besar SDN 007 Samarinda Ulu memaknai melalui momen ini untuk terus berkarya, melahirkan karya baik berupa buku ataupun prestasi-prestasi lain dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia berharap pendidikan mampu melahirkan generasi yang unggul secara menyeluruh.
“Semoga melalui pendidikan ini kita mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, siap menghadapi tantangan masa depan, cerdas intelegensi juga cerdas hati nurani,” ucapnya.
Sri Mulyati juga menekankan pentingnya penguasaan keterampilan abad 21 sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.
“Semoga pendidikan di masa depan bisa lebih baik lagi dan menuju Indonesia Emas 2045 kita mampu mewujudkan generasi-generasi yang memiliki kemampuan abad 21, bagaimana mampu berkomunikasi, berkolaborasi, memiliki kreativitas dan kemampuan critical thinking,” imbuhnya.
Ia pun menutup dengan harapan besar terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia.
“Semoga pendidikan di Indonesia makin maju, makin bermutu untuk anak-anak Indonesia. Terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” pungkasnya.













