Ribuan Relawan dan Warga Serentak Berdiri Saat Sirine Kemerdekaan Menggema

Kombes Pol Hendri Umar dan jajaran bersama Ketua ITS Jokis serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran & Penyelamatan Hendra AH saat melakukan penghormatan bendera merah putih saat dikibarkan.

SAMARINDA.nusantaranews.info– Sirine kemerdekaan menggema di Perempatan Lembuswana, Samarinda, Senin (17/08/2026). Suasana yang biasanya dipenuhi aktivitas kendaraan mendadak berubah khidmat ketika ribuan relawan dan warga serentak menghentikan aktivitas untuk memberikan penghormatan kepada Bendera Merah Putih.

Penghormatan berlangsung sekitar satu menit. Bendera Merah Putih dikibarkan menggunakan unit tangga pemadam kebakaran, diiringi lagu Indonesia Raya yang berkumandang di tengah simpang.

Sekitar 1.500 relawan terlibat dalam kegiatan tersebut. Bersama masyarakat yang turut hadir, jumlah peserta diperkirakan mencapai 2.000 orang. Peserta berasal dari berbagai unsur, di antaranya komunitas pengemudi ojek online, relawan, pemadam kebakaran, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, Satlantas serta kelompok masyarakat lainnya.

Baca Juga  Sabu Disamarkan Jadi Pil “Iron Man”, Pengedar Dibekuk Polsek Samarinda Seberang

Apel penghormatan dipimpin Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar. Ia menilai keterlibatan berbagai elemen dalam satu kegiatan menjadi gambaran kuatnya solidaritas dan kebersamaan masyarakat di Kota Samarinda.

Menurut Hendri, penghormatan kepada Merah Putih bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang perjuangan bangsa sekaligus mensyukuri 81 tahun kemerdekaan Indonesia. Ia juga mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan melalui kegiatan positif dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Pihaknya turut mengapresiasi peran para relawan yang selama ini sigap membantu masyarakat dalam berbagai kondisi, mulai dari kebakaran, bencana alam, gangguan keamanan hingga keadaan darurat lainnya.
Sementara itu, Ketua Info Taruna Samarinda,

Baca Juga  IKA Unhas Samarinda Salurkan 160 Paket Sembako Usai Pelantikan Pengurus

Joko Iswanto atau Jokis, mengatakan kegiatan penghormatan dan pengibaran bendera di Perempatan Lembuswana telah memasuki pelaksanaan ketujuh sejak pertama kali digelar pada 2020.

Pelaksanaan tahun ini mendapat dukungan lebih luas dengan bergabungnya TNI-Polri, Satlantas, komunitas relawan, pengemudi ojek online dan berbagai kelompok masyarakat.

Menurut Jokis, kehadiran Kapolresta Samarinda sebagai pimpinan apel menjadi salah satu hal yang berbeda dalam pelaksanaan tahun ini.

Setelah penghormatan bendera, kegiatan dilanjutkan dengan penyemprotan air dari kendaraan pemadam kebakaran. Penyiraman tersebut menjadi simbol harapan agar hujan segera turun di tengah kondisi kemarau yang melanda Samarinda.

Jokis berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat maupun pemerintah pada tahun-tahun berikutnya. Ia juga berharap semangat kebersamaan yang terbangun di Perempatan Lembuswana semakin kuat dalam menjaga Kota Samarinda.

Penulis: Nng