SAMARINDA.nusantaranews – Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai kegiatan wisata edukatif yang diikuti puluhan anak TK Santo Fransiskus Asisi Samarinda. Didampingi oleh guru dan orang tua, para siswa menaiki Kapal Pesut Bentong—kapal wisata andalan Kota Samarinda—untuk menyusuri Sungai Mahakam, salah satu sungai terbesar di Kalimantan Timur.
Rute perjalanan dimulai dari dermaga, melewati Jembatan Mahkota II, melintasi kawasan Big Mall Samarinda, lalu kembali ke titik awal. Anak-anak tampak antusias menikmati semilir angin di atas kapal sambil menyanyikan lagu-lagu anak bersama guru mereka. Gelak tawa dan celoteh khas anak-anak terdengar riuh, terutama saat mereka saling menunjuk pemandangan menarik di sepanjang perjalanan, mulai dari perkampungan di tepi sungai hingga megahnya Jembatan Mahakam dan Mahkota II.
Kekaguman anak-anak semakin bertambah saat melihat kapal tongkang pengangkut batu bara yang melintas di sungai, memberikan pengalaman baru yang tak terlupakan. Momen kebersamaan pun semakin terasa ketika para siswa berfoto bersama guru dan orang tua di atas kapal, dengan kebahagiaan yang terpancar jelas dari wajah mereka.
Guru pendamping, Satriani Panjaitan dan Theresa Avensia Bonaventura, menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tema pembelajaran di kelas, yakni pengenalan kendaraan air di Samarinda. Melalui wisata ini, anak-anak tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga belajar mencintai lingkungan, mengenal budaya lokal, dan memahami pentingnya transportasi air dalam kehidupan masyarakat kota mereka.
Kegiatan ditutup dengan makan bersama di atas kapal. Anak-anak menikmati bekal yang dibawa masing-masing, menambah kehangatan suasana di tengah perjalanan. Sebuah pengalaman sederhana namun penuh makna, yang pasti akan menjadi cerita seru saat kembali ke sekolah.
Selain sebagai media pembelajaran, kegiatan ini juga mempererat tali kekeluargaan antara siswa, guru, dan orang tua di lingkungan TK Asisi Samarinda.













