SDN 018 Sebulu Gelar BIMTEK Pembelajaran Mendalam, Dorong Guru Tinggalkan Pola Belajar Konvensional

Kepala SDN 018 Sebulu Nonok Widyanto, S.Pd., M.Pd., bersama narasumber dan para guru berfoto bersama usai kegiatan BIMTEK Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Sabtu (29/8/2026).

SEBULU – KUKAR, nusantaranews.info – SDN 018 Sebulu terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memperkuat kompetensi para guru.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Peningkatan Kompetensi Guru dan Perancangan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang digelar di SDN 018 Sebulu, Jalan Mulawarman RT 11, Desa Sumber Sari, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah mendorong guru agar tidak hanya berorientasi pada ketuntasan materi, tetapi mampu menghadirkan proses belajar yang membuat siswa memahami konsep secara lebih mendalam.

Kepala SDN 018 Sebulu, Nonok Widyanto, S.Pd., M.Pd., mengatakan BIMTEK tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pedagogis dan profesionalitas guru, khususnya dalam merancang pembelajaran mendalam yang berpusat pada siswa.

Baca Juga  Wacana Larangan berternak Domba Di Kaltim , Tyo Punya Tanggapan

” Tujuan utamanya meningkatkan kapasitas pedagogis dan profesionalitas guru dalam merancang rencana pembelajaran mendalam serta melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada siswa,” jelas Nonok.»

Menurutnya, kompetensi yang diperkuat tidak hanya berkaitan dengan penyusunan rencana pembelajaran, tetapi juga mencakup kemampuan guru dalam menyusun asesmen serta mengelola kelas agar lebih interaktif.

Dalam penerapannya, konsep Deep Learning diharapkan mampu mengubah pola pembelajaran di kelas. Guru tidak lagi sekadar mengejar ketuntasan materi melalui hafalan, tetapi mengarahkan siswa untuk memahami konsep dasar secara lebih mendalam.

Pembelajaran juga akan dikembangkan melalui pendekatan kontekstual, pemecahan masalah atau problem-based learning, kolaborasi antarsiswa, serta menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari dan lingkungan sekitar siswa.

Nonok menyebut, perubahan paling signifikan yang diharapkan setelah pelaksanaan BIMTEK adalah terjadinya pergeseran dari pembelajaran konvensional yang cenderung satu arah dan pasif menjadi pembelajaran yang lebih aktif dan konstruktif.

Baca Juga  Ketum PB GEPAK "Abraham Ingan" Imbau Aksi Demo 1 September di Samarinda Berjalan Aman,Damai dan Tertib

“Guru diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang membuat siswa aktif membangun pemahamannya sendiri, bukan hanya menerima materi dari guru,” ujarnya.

Untuk memastikan materi BIMTEK benar-benar diterapkan, pihak sekolah juga menyiapkan mekanisme supervisi dan pendampingan secara berkelanjutan.

Kepala sekolah akan melakukan observasi kelas secara berkala untuk melihat penerapan strategi pembelajaran yang telah dipelajari guru selama BIMTEK.

Selain itu, perkembangan siswa juga akan dipantau melalui asesmen formatif secara berkelanjutan, khususnya terhadap perkembangan karakter, pemahaman serta kemampuan berpikir kritis siswa.

Kegiatan BIMTEK tersebut menghadirkan Cicik Novita, S.Pd., selaku Fasilitator Kelompok Kerja Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artificial Kabupaten Kutai Kartanegara, sebagai narasumber.

Baca Juga  Dewan Minta Pemerintah Masifkan Sosialisasi BLK Kepada Masyarakat

Melalui kegiatan ini, SDN 018 Sebulu berharap peningkatan kompetensi guru tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi berlanjut dalam praktik pembelajaran sehari-hari sehingga memberikan dampak nyata terhadap kualitas belajar siswa.

 

 

Penulis: manEditor: nng