Kaltim  

Malam Final Lomba Dangdut LBN SMD Utara, Muna Bramantyo Raih Juara Umum

Ketua LBN Korwil Samarinda Utara Liberti S. Ambarita, S.E., S.H. menyerahkan piagam penghargaan, piala, dan uang pembinaan kepada pemenang lomba dangdut LBN pada malam final di Lapangan Gunung Kapur 2, Sabtu (29/8/2026).

SAMARINDA, nusantaranews.info – Setelah berlangsung selama tiga malam, 27–29 Agustus 2026, lomba dangdut yang digelar Laskar Borneo Nusantara (LBN) akhirnya memasuki babak final. Malam puncak berlangsung meriah di Lapangan Gunung Kapur 2, Samarinda Utara Pada Sabtu malam (29/8/2026).

Sebanyak 10 finalis tampil unjuk kemampuan di hadapan dewan juri dan masyarakat. Satu per satu peserta menunjukkan kemampuan vokal mereka dengan membawakan lagu-lagu berirama dangdut, sekaligus berusaha memikat perhatian juri dan meraih dukungan penonton.

Suasana semakin semarak ketika warga yang memadati lokasi memberikan sorakan dan tepuk tangan kepada para finalis yang mereka jagokan. Dukungan tersebut membuat persaingan di atas panggung berlangsung semakin hidup.

Usai seluruh finalis tampil, dewan juri memberikan penilaian dan komentar terhadap penampilan peserta. Para juri kemudian melakukan rapat untuk menentukan pemenang berdasarkan sejumlah kriteria penilaian.

Hasilnya, Juara Umum 1 diraih Muna Bramantyo, disusul Ferdin sebagai Juara Umum 2 dan Dina sebagai Juara Umum 3.

Sementara itu, kategori juara harapan, masing-masing diraih Didik sebagai Juara Harapan 1, Delsi Juara Harapan 2, dan Zulfikar Juara Harapan 3.

APRESIASI WARGA DAN SOLIDITAS PANITIA

Ketua LBN Korwil Samarinda Utara, Liberti S. Ambarita, S.E., S.H., mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara organisasi dan masyarakat.

Ia menyebut antusiasme warga Gunung Kapur 2 terhadap kegiatan tersebut sangat positif. Bahkan, sejumlah pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Gunung Kapur 2 menyatakan keinginan untuk bergabung dengan LBN Korwil Samarinda Utara.

“Kita sangat bersyukur, warga khususnya Gunung Kapur 2 sangat mengapresiasi acara yang kita buat. Bahkan Karang Taruna yang ada di Gunung Kapur 2 akan bergabung ke organisasi kita, Laskar Borneo Nusantara Korwil Samarinda Utara,” ujar Liberti.mmn

Baca Juga  Liberti S. Ambarita Nahkodai DPD Punguan Silauraja Kaltim, Perkuat Persaudaraan dan Sinergi dengan Pemerintah

Menurutnya, ke depan LBN juga ingin terus membangun kolaborasi dengan masyarakat, khususnya dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

“Kita berharap ke depan bisa bekerja sama dengan warga Gunung Kapur. Tidak tertutup kemungkinan untuk seluruh warga Samarinda Utara, kita akan bahu-membahu. Ketika ada gotong royong atau kegiatan yang melibatkan warga, kita akan selalu ikut terlibat,” katanya.

Liberti juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian kegiatan hingga malam final.

Menurutnya, suksesnya seluruh rangkaian acara tidak terlepas dari kerja sama dan kekompakan seluruh panitia. Soliditas tersebut menjadi salah satu kunci sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan terkendali.

“Kesuksesan seluruh acara ini tidak terlepas dari kerja sama yang solid dari seluruh panitia. Syukur Alhamdulillah, puji Tuhan rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, lancar dan terkendali,” ujar Liberti.

UMKM TURUT DILIBATK

nn

Tak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berjualan di sekitar lokasi acara.

Liberti mengatakan, sejak awal pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak RT setempat agar keberadaan UMKM dapat dilibatkan selama kegiatan berlangsung.

“Kita dari awal sudah koordinasi dengan pihak RT supaya UMKM tetap dilibatkan. Harapannya acara bisa berjalan dengan baik dan UMKM yang ada bisa terlibat, sehingga dengan adanya acara ini mereka juga mendapatkan pendapatan yang lumayan bagus,” jelasnya.

Baca Juga  Pelantikan Pengurus IKA UNHAS Samarinda, Dorong Sinergi Tingkatkan Kesehatan Kota

Keterlibatan UMKM tersebut menjadi bagian dari upaya LBN agar keberadaan kegiatan tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

BAKAT FINALIS DIHARAPKAN NAIK KELAS

Lebih jauh, Liberti berharap para finalis, khususnya para juara, tidak berhenti hanya pada kompetisi malam itu. Ia berharap bakat yang mereka miliki dapat dikembangkan dan mendapat kesempatan tampil pada ajang yang lebih tinggi.

“Kita berharap dewan juri dari PAMI bisa membawa mereka ke jenjang yang lebih tinggi, dengan harapan bisa tampil di tingkat Kalimantan Timur atau mungkin nasional,” tuturnya.

Ia mencontohkan keberhasilan salah satu finalis pada tahun sebelumnya yang pernah meraih juara di Samarinda Utara dan kemudian mendapat kesempatan tampil di televisi nasional.

“Harapan kita seperti itu untuk finalis yang tampil malam ini,” tambahnya.

TEKNIK VOKAL JADI PENILAIAN UTAMA

Salah seorang dewan juri, Suaib Daeng Mone, S.H., menjelaskan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek teknis dalam bernyanyi.

Menurutnya, juri tidak hanya melihat kualitas suara peserta, tetapi juga teknik vokal, dinamika, intonasi, ekspresi hingga kemampuan menyampaikan lirik lagu kepada penonton.

“Kami menilai berdasarkan kriteria. Ada teknik bernyanyi, dinamika, intonasi, kemudian ekspresi dan bagaimana peserta bisa menyampaikan lirik-lirik lagu dengan baik,” jelas Suaib.

Ia menyebut Muna Bramantyo layak menjadi Juara Umum 1 karena mampu membawakan lagu dengan tingkat kesulitan tinggi dan berhasil tampil lebih unggul dibandingkan peserta lainnya.

“Muna Bramantyo membawakan lagu dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Kemudian dia bisa melampaui peserta-peserta yang lain,” ujarnya.

Baca Juga  Kecelakaan Maut di Samarinda: Ibu dan Anak Meninggal Dunia Terlindas Truk Kontainer

Suaib juga mengungkapkan bahwa masih ada peluang bagi para peserta untuk mengembangkan karier mereka. Pada September mendatang, akan ada tahapan lanjutan yang membuka kesempatan bagi sejumlah talenta untuk dikirim ke Jakarta guna mengikuti proses rekaman single terbaru.

Ia berharap para peserta asal Kalimantan Timur dapat terus menunjukkan kemampuan terbaiknya.

POTONG TUMPENG TANDA SYUKUR

Malam final lomba dangdut LBN juga dirangkai dengan potong tumpeng sebagai bentuk rasa syukur dalam memperingati HUT Laskar Borneo Nusantara (LBN) Kaltim ke-6, sekaligus memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rangkaian tersebut menjadi penutup malam final yang tidak sekadar menghadirkan kompetisi musik dangdut, tetapi juga mempertemukan masyarakat, pelaku UMKM, pemuda, dan organisasi dalam suasana kebersamaan.

Bagi LBN, kemeriahan malam final menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus membuka ruang bagi munculnya talenta-talenta dangdut baru dari Kalimantan Timur.

Dengan berakhirnya kompetisi tahun ini, harapan pun diarahkan pada penyelenggaraan gelombang keempat yang diharapkan dapat berlangsung lebih meriah dan memberikan ruang yang semakin luas bagi masyarakat serta para talenta lokal.

Penulis: manEditor: nng