Rendahnya Minat Parkir Berlangganan, DPRD Samarinda Usulkan Skema Cicilan dan Diskon

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, H. Deni Hakim Anwar, S.H.

SAMARINDA.nusantaranews.info – DPRD Samarinda mendorong berbagai terobosan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap program parkir berlangganan yang mulai diterapkan sejak 2025. Sejumlah opsi yang diusulkan antara lain pemberian diskon, skema pembayaran secara cicilan, hingga kolaborasi dengan dealer kendaraan.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, H. Deni Hakim Anwar, S.H., mengatakan program parkir berlangganan merupakan langkah positif dalam penataan sistem perparkiran di Kota Tepian. Namun, karena sifatnya masih sukarela, diperlukan strategi khusus agar jumlah pengguna dapat terus meningkat.

“Program parkir berlangganan ini sebenarnya sudah berjalan sejak tahun lalu. Hanya saja, hingga saat ini antusiasme masyarakat untuk ikut masih relatif rendah,” kata Deni, Kamis (18/06/2026).

Baca Juga  DPRD Samarinda Terima Kunker DPRD Tarakan, Bahas Sampah dan Anggaran RT

Menurutnya, pendekatan yang lebih kreatif perlu dilakukan agar masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari program tersebut. Salah satu opsi yang dibahas adalah memperluas kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dealer kendaraan.

Melalui skema tersebut, pembeli kendaraan baru dapat memperoleh fasilitas parkir berlangganan dalam jangka waktu tertentu. Selain memberikan kemudahan, langkah itu juga dinilai menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat program tersebut.

“Misalnya, saat membeli kendaraan baru, konsumen langsung mendapatkan fasilitas parkir berlangganan selama satu tahun. Setelah itu, mereka dapat memilih untuk memperpanjang,” ujarnya.

Selain itu, DPRD juga mengusulkan pemberian insentif berupa potongan harga guna menarik minat masyarakat untuk mencoba program parkir berlangganan.

Baca Juga  Elnatan Pasambe Kembali Dilantik: Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat di DPRD Samarinda

“Kami menyampaikan agar ada kebijakan yang dapat mendorong masyarakat untuk ikut, salah satunya melalui pemberian diskon,” ungkapnya.

Skema pembayaran yang lebih fleksibel juga dinilai perlu dipertimbangkan. Dengan tarif Rp400 ribu per tahun untuk kendaraan roda dua dan Rp1 juta per tahun untuk roda empat, masyarakat dapat diberikan pilihan pembayaran secara bertahap.

“Bisa saja dibuka opsi pembayaran bertahap, misalnya dicicil enam kali, delapan kali, atau sepuluh kali. Jadi masyarakat tidak harus langsung membayar penuh di awal,” jelas Deni.

Ia menegaskan, tujuan utama program parkir berlangganan adalah menciptakan tata kelola perparkiran yang lebih tertib, terintegrasi, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat. Karena itu, pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan kondisi ekonomi warga agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.

Baca Juga  DPRD Samarinda Pertanyakan Isu Strategis Pendidikan 2026

“Penataan sistem parkir memang penting, tetapi pelaksanaannya juga harus memperhatikan kondisi ekonomi warga agar program ini dapat diterima dengan baik,” pungkasnya.

Penulis: Nng