PKJS Gugus I Sebulu Diikuti 463 Peserta, Hidupkan Kembali Semangat Kepramukaan

Peserta, pembina, panitia, dan jajaran terkait foto bersama usai pembukaan PKJS KKG Gugus I Kecamatan Sebulu di Bumi Perkemahan Desa Sumber Sari, Kamis (13/8/2026).

SEBULU, nusantaranews.info — Perkemahan Kamis, Jumat, Sabtu (PKJS) KKG Gugus I Kecamatan Sebulu resmi dibuka di Lapangan Bumi Perkemahan Desa Sumber Sari, Kecamatan Sebulu, Kamis (13/8/2026).

Pembukaan berlangsung meriah. Rangkaian acara diawali pembacaan tarsul oleh salah seorang peserta, dilanjutkan penampilan tari kreasi dari perwakilan SD Muhammadiyah 1 Sebulu dan tari kreasi dari peserta lainnya.

PKJS tersebut diikuti 463 peserta dari delapan sekolah dasar yang tergabung dalam Gugus I Kecamatan Sebulu. Peserta berasal dari SDN 011, SDN 012, SDN 018, SDN 022, SDN 023, SDN 024, SDN 027 dan SD Muhammadiyah 1 Sebulu.

Peserta berasal dari sejumlah desa di wilayah Gugus I, di antaranya Giri Agung, Sumber Sari, Mekar Jaya dan Manunggal Jaya.

Upacara pembukaan dihadiri Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Sebulu selaku pembina upacara, Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Gerakan Pramuka Sebulu beserta jajaran, Kepala Puskesmas, Kepala Desa Sumber Sari selaku tuan rumah serta para kepala sekolah se-Gugus I.

Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Sebulu, H. Nurul Yakin, mengapresiasi pelaksanaan PKJS yang menjadi kegiatan perdana Gugus I.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antarsekolah sekaligus memberikan edukasi kepada anggota Pramuka Siaga dan Penggalang.

Baca Juga  Ari Wibowo Dilantik Jadi Anggota DPRD Kaltim, Ingin Masuk di Komisi II

“Yang pertama adalah menjalin silaturahim di antara gugus-gugus yang ada di daerah Gugus 1, beberapa sekolah dasar. Kemudian juga diikuti oleh Prasiaga yang saat ini juga berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan perkemahan Kamis, Jumat, dan Sabtu,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat diikuti gugus lainnya di Kecamatan Sebulu.

“Kami berharap beberapa gugus akan ikut atau mengikuti jejak-jejak Gugus 1 untuk melaksanakan kegiatan perkemahan. Tujuannya adalah mengedukasi adik-adik dari Siaga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia PKJS Gugus I, Jumiono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program Gugus I yang dilaksanakan setiap tahun melalui iuran anggota dari masing-masing sekolah.

“Kegiatan kita yang hari ini awal dari kegiatan pendirian tenda dan pembukaan. Besok dilanjut untuk upacara HUT Pramuka yang pembinanya langsung Pak Camat Kecamatan Sebulu,” kata Jumiono.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan berbagai aktivitas kepramukaan, termasuk Pesta Siaga. Pada malam hari juga dijadwalkan pesta unggun sekaligus penutupan. Selain kegiatan peserta, malam harinya turut digelar ulang janji khusus bagi para pembina.

Jumiono menyebut inti PKJS adalah latihan gabungan untuk menyatukan persepsi dan pemahaman mengenai kepramukaan di Gugus I.

Baca Juga  Rudy Mas'ud dan Seno Aji Hadiri Maulid Nabi, Tegaskan Komitmen pada Pendidikan dan Ekonomi Kerakyatan

“Inti dari kegiatan Perkemahan Kamis, Jumat, Sabtu ini kita latihan gabungan, latihan bersama, menyatukan persepsi, pemahaman Pramuka di Gugus I ini khususnya,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan PKJS kali ini merupakan yang pertama bagi Gugus I. Ia berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara konsisten pada tahun berikutnya.

“Untuk Gugus I pertama kali ini di sini. Mudah-mudahan nantinya akan kami konsisten, kita programkan di tahun berikutnya,” katanya.

Urusan Pembina Anggota Dewasa Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Sebulu, Nonok Widyanto, menambahkan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk kembali membangkitkan semangat kepramukaan di Gugus I yang dalam beberapa tahun terakhir sempat vakum.

Ia berharap kegiatan perkemahan bersama dapat kembali digelar pada tahun berikutnya. Selain mempererat kebersamaan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para pembina untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.

“Biar yang HW bisa gabung dengan Pramuka tanpa harus menghilangkan identitas mereka. Konsep kepanduannya sama, terutama terkait pendidikan karakter. Hanya beberapa istilah dan penekanannya yang berbeda,” jelas Nonok.

Keterlibatan anggota Kepanduan Hizbul Wathan (HW) dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan. Nonok menjelaskan, secara umum konsep kepanduan Pramuka dan HW memiliki kesamaan, terutama dalam pendidikan karakter. Perbedaannya lebih terlihat pada istilah dan penekanan nilai, dengan HW yang lebih menonjolkan nilai-nilai keislaman.

Baca Juga  Polisi Gerebek Jual Beli Togel Online di Pasar Sungai Dama

Ia berharap kegiatan bersama tersebut dapat menjadi ruang untuk saling memperbaiki kekurangan dan menyamakan persepsi, sehingga kegiatan kepanduan di Gugus I Kecamatan Sebulu ke depan semakin baik.

Salah seorang peserta dari SD Muhammadiyah 1 Sebulu, Grace Arsyifa Porajouw, mengaku senang mengikuti perkemahan karena dapat bertemu dan berkenalan dengan teman-teman dari sekolah lain.

“Senang banget bisa ketemu banyak teman,” katanya.

Ia berharap pengalaman mengikuti perkemahan tersebut membuat dirinya semakin aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler maupun kegiatan lainnya.

Penulis: Man