SEBULU, KUKAR, nusantaranews.info — SD Muhammadiyah 1 Sebulu yang berlokasi di Jalan Mawar, Desa Mekar Jaya, melaksanakan kegiatan pembagian rapor semester ganjil pada Sabtu, (20/12/ 2025). Kegiatan ini berlangsung lancar dan tertib, dengan dihadiri para wali siswa.
Pembagian rapor tidak hanya menjadi sarana penyampaian hasil belajar akademik, tetapi juga momentum penegasan komitmen sekolah dalam membentuk akhlak dan karakter siswa sejak dini.
Unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sebulu, Suharyono, menjelaskan bahwa pembagian rapor menandai berakhirnya proses pembelajaran semester ganjil. Ia menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini merupakan hari terakhir pembelajaran semester ganjil sekaligus pembagian rapor yang diambil oleh wali siswa. Kegiatan berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan,” ujarnya.
Suharyono menyebutkan, saat ini SD Muhammadiyah 1 Sebulu memiliki 183 siswa. Sebagai sekolah berbasis Islam, kegiatan pembelajaran diawali dengan pembiasaan religius.
“Setiap pagi anak-anak masuk pukul 07.30 dan langsung menuju masjid untuk melaksanakan salat duha, dilanjutkan dengan mengaji atau murajaah hingga pukul 08.00 sebelum masuk kelas. Kegiatan ini wajib diikuti seluruh siswa,” jelasnya.
Ia menambahkan, SD Muhammadiyah 1 Sebulu memadukan pendidikan umum dan keagamaan secara seimbang. Salah satu targetnya adalah membekali lulusan dengan kemampuan dasar keislaman.
“Kami tidak muluk-muluk, minimal anak-anak yang lulus dari sini mampu menghafal satu juz Al-Qur’an sebagai bekal ketika terjun di masyarakat,” tambahnya.
Terkait kalender akademik, Suharyono menyampaikan bahwa setelah pembagian rapor, siswa akan menjalani masa libur selama setengah bulan dan kembali masuk sekolah pada 5 Januari 2026.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara sekolah, siswa, dan orang tua dalam keberhasilan pendidikan.
“Pendidikan akan berhasil jika ada kerja sama yang baik antara guru yang mengajar dengan ikhlas, siswa yang belajar sungguh-sungguh, serta dukungan penuh dari orang tua. Jika salah satu tidak berjalan, maka hasilnya tidak akan maksimal,” tegasnya.
Dalam pembentukan karakter, sekolah mengutamakan pembiasaan adab dan disiplin, seperti berbaris sebelum masuk kelas, berdoa sebelum dan sesudah belajar, serta menanamkan nilai gotong royong dan persahabatan.
“Jika ada siswa melakukan kesalahan, diberikan konsekuensi sebagai bentuk pembelajaran, bukan hukuman yang menyakiti atau merugikan,” jelasnya.
SD Muhammadiyah 1 Sebulu memiliki visi mewujudkan generasi cerdas, mandiri, berakhlakul karimah, berbudaya, serta peduli lingkungan. Untuk mendukung visi tersebut, sekolah menjalankan berbagai program unggulan, di antaranya Tahfiz Al-Qur’an, Hizbul Wathan, Tapak Suci, serta penguatan teknologi informasi dan komunikasi.
Melalui pembagian rapor ini, pihak sekolah berharap dapat terus mencetak kader-kader Muhammadiyah yang siap bersaing di dunia pendidikan, sekaligus menjadi generasi yang disiplin dan berakhlakul karimah.













