Mayjen TNI (Purn.) Dendi Suryadi Dilantik Jadi Irjen Kemenhaj RI

Siap Perkuat Pengawasan Haji dan Umrah

Ket.foto: Mayor Jenderal TNI (purn) Dendi Suryadi sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah

JAKARTA, nusantaranews.info – Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dendi Suryadi resmi dikukuhkan sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, pada Rabu (26/11/2025). Pelantikan berlangsung dengan nuansa berbeda karena digelar di Masjid Al Ikhlas, yang berada di kompleks perkantoran kementerian di kawasan Jalan MH Thamrin.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipandu langsung oleh Menteri Haji dan Umrah, Gus Irfan, dan disaksikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Azhar Simanjuntak. Pemilihan tempat di dalam masjid dimaknai oleh Dendi sebagai simbol bahwa tugas pengawasan yang ia emban tidak hanya berdimensi birokratis, tetapi juga bernilai pertanggungjawaban moral dan spiritual.

Usai dilantik, mantan perwira tinggi TNI Angkatan Darat jebolan Sesko TNI & Lemhannas itu menegaskan kesiapan untuk memperkuat sistem pengawasan internal, khususnya yang berkaitan dengan penyelenggaraan perjalanan ibadah jamaah haji dan umrah. Ia menilai bahwa kualitas tata kelola layanan jamaah harus sejalan dengan pengawasan yang tegas, terukur, dan berbasis pencegahan.

Baca Juga  Peringati Hari Kartini, Kompolnas: Kesamaan Pandangan Modal Utama Cegah Kekerasan Berbasis Gender

“Inspektorat harus hadir sejak awal sebagai pengawal proses, bukan sekadar menjadi pihak yang menunggu persoalan. Prinsipnya, pencegahan dan pembinaan harus lebih kuat dibanding penindakan yang terlambat,” ujar Dendi dalam penegasan komitmennya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembaruan pola audit di lingkungan kementerian dengan pendekatan yang memanfaatkan data real-time, pemetaan risiko, serta penguatan koordinasi lintas sektor demi menjaga akuntabilitas setiap unit kerja. Dendi menekankan, pengawasan tidak boleh berhenti pada aspek administrasi semata, tetapi juga menyentuh mutu pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh jamaah.

Baca Juga  Kemasiliu: Blok E78 Tak Pernah Ada, Tuduhan Pencurian Sawit Tak Berdasar

Selain itu, Dendi berkomitmen mendorong pembinaan etika dan disiplin pejabat maupun pegawai di seluruh lini. Menurutnya, budaya kerja yang bersih dan berintegritas harus tumbuh dari sistem internal yang kuat, termasuk perlindungan bagi pegawai yang menyampaikan laporan indikasi pelanggaran lewat mekanisme whistleblowing yang aman.

Pada pelantikan itu, kementerian juga mengukuhkan tujuh pejabat tinggi level eselon I lainnya, yang terdiri dari Sekretaris Jenderal, empat Direktur Jenderal, Inspektur Jenderal, dan seorang Staf Ahli. Penandatanganan berita acara sumpah jabatan dilakukan oleh seluruh pejabat yang dilantik di hadapan Menteri dan Wakil Menteri.

Dengan jabatan barunya, Dendi Suryadi diharapkan menjadi pilar penguatan pengawasan sekaligus motor reformasi internal dalam penyelenggaraan layanan haji dan umrah. Ia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa integritas adalah landasan utama agar pelayanan kepada jamaah semakin bermartabat dan bebas dari penyalahgunaan kewenangan. (Nng/man)