Konflik Iran–AS–Israel Memanas, Kementerian Haji Pastikan Jemaah Indonesia Aman dan Haji 2026 Tetap Berangkat

Ket.foto: Inspektur Jenderal Kementerian Haji Republik Indonesia, Mayjen TNI (purn) Dendi Suryadi

JAKARTA, nusantaranews.info – Di tengah meningkatnya ketegangan konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, pemerintah memastikan kondisi jemaah haji dan umrah Indonesia yang berada di Arab Saudi tetap aman.

Inspektur Jenderal Kementerian Haji Republik Indonesia, Dendi Suryadi, menyampaikan bahwa hingga saat ini situasi keamanan di wilayah Arab Saudi masih dalam kondisi kondusif.

Hal tersebut disampaikannya saat dihubungi awak media Nusantaranews.info, Senin (16/03/2026).

Menurutnya, laporan dari Kantor Urusan Haji (KUH) Indonesia yang berada di Mekah, Madinah, dan Jeddah menunjukkan bahwa aktivitas masyarakat dan jemaah berjalan normal.

“Laporan dari Kantor Urusan Haji kita yang berada di Mekah, Madinah dan Jeddah menyebutkan bahwa situasi di sana dalam keadaan aman. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui surat edaran juga menyampaikan hal yang sama, yaitu kondisi tetap aman,” ujar Dendi.

Baca Juga  Polisi Amankan Terduga Pelaku Pencurian Motor di Perkebunan Sawit Dharmasraya

Ia juga memastikan bahwa rencana pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2026 masih berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kloter pertama Insya Allah akan tetap diberangkatkan dari tanah air pada tanggal 22 April 2026,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah tetap melakukan langkah antisipasi guna memastikan keselamatan seluruh jemaah haji Indonesia apabila situasi keamanan di kawasan Timur Tengah mengalami perubahan.

Baca Juga  Film Berdurasi Pendek Asal Minang Hasil Karya Ust.Ardi Syahid

Menurut Dendi, sejumlah kementerian dan lembaga telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi serta rencana kontinjensi sebagai bentuk kesiapsiagaan.

“Pemerintah dalam hal ini Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, serta Kementerian Imigrasi telah mempersiapkan rencana mitigasi dan kontinjensi untuk mengantisipasi apabila situasi keamanan di kawasan Timur Tengah memburuk, dengan menyiapkan beberapa skenario,” ungkapnya.

Di akhir keterangannya, Dendi mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut mendoakan agar penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan baik.

“Kami mohon doa masyarakat Indonesia agar penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 ini bisa berjalan dengan aman, lancar dan memberikan pelayanan yang memuaskan bagi para jamaah,” tutupnya.