Ir. Yakob Pangedongan: Pertumbuhan Penduduk Harus Diimbangi Lapangan Kerja

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Ir. Yakob Pangedongan, M.Si.

SAMARINDA.nusantaranews.info – DPRD Samarinda mengingatkan Pemerintah Kota Samarinda untuk mengimbangi pertumbuhan penduduk yang masuk ke daerah dengan penambahan lapangan kerja baru. Langkah ini dinilai penting untuk menekan angka pengangguran di Kota Samarinda.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Ir. Yakob Pangedongan, M.Si mengatakan, pertambahan penduduk merupakan bagian dari dinamika perkembangan daerah yang harus disikapi dengan kebijakan yang tepat.

Menurutnya, meningkatnya jumlah penduduk dapat menjadi sumber daya produktif apabila didukung dengan ketersediaan kesempatan kerja yang memadai.

“Penambahan penduduk saya kira dapat menjadi peluang sekaligus tantangan bagi potensi serapan tenaga kerja. Maka perlu diperhatikan apakah pertambahan penduduk itu seimbang dengan jumlah lapangan kerja yang ada saat ini,” ujarnya di DPRD Samarinda, Rabu (17/06/2026).

Baca Juga  Komisi III DPRD Samarinda M.Novan Syahronny Pasie :Penting Berikan Edukasi dan Kesadaran Masyarakat Terhadap Pencegahan Musibah Kebakaran

Ia menilai, Samarinda saat ini memiliki peluang besar untuk memperkuat sektor ketenagakerjaan seiring tingginya aktivitas pembangunan dan masuknya investasi ke daerah.

Karena itu, pemerintah daerah diminta memastikan pertumbuhan jumlah penduduk berjalan beriringan dengan meningkatnya kapasitas serapan tenaga kerja.

Yakob juga menegaskan bahwa persoalan ketenagakerjaan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pekerjaan, tetapi juga menyangkut perlindungan serta kesempatan bagi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di tengah tingginya mobilitas penduduk yang datang ke Samarinda.

Baca Juga  Iswandi Kritisi Pembahasan Raperda Limbah B3 Minta Dasar Hukum dan Urgensi Diperjelas

Selain itu, ia menyoroti pentingnya penyiapan strategi jangka panjang dalam menghadapi perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, keberadaan IKN telah membuka banyak peluang kerja, namun pemerintah daerah perlu menyiapkan langkah lanjutan agar penyerapan tenaga kerja tetap berkelanjutan setelah proyek-proyek besar selesai.

“Ini harus menjadi perhatian ke depan karena penambahan penduduk dan lapangan kerja yang tersedia belum seimbang,” ujarnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Yakob mendorong pemerintah daerah terus membuka ruang investasi yang lebih luas. Kehadiran perusahaan baru diyakini dapat menciptakan lapangan kerja sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah.

“Karena itu perlu dihitung berapa persen tenaga kerja lokal yang diakomodasi. Jangan sampai masyarakat kita justru kalah bersaing di daerah sendiri,” pungkasnya.