DPRD Kaltim Usulkan Pembelajaran Batik Kalimantan di Sekolah untuk Melestarikan Budaya Lokal

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Nurhadi Saputra.

SAMARINDA.nusantaranews.info–Anggota DPRD Kalimantan Timur, Nurhadi Saputra, mengusulkan agar batik Kalimantan dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan sekolah, sebagai langkah untuk melestarikan budaya lokal dan memperkenalkan kekayaan seni daerah kepada generasi muda.

“Batik bukan hanya milik Jawa, Kalimantan juga memiliki motif batik yang khas dan sarat akan makna budaya. Kami berharap batik Kalimantan bisa dikenalkan sejak dini di sekolah, mulai dari SMP hingga SMA,” ujar Nurhadi, Rabu (04/12/2025).

Menurut Nurhadi, meskipun batik identik dengan budaya Jawa, setiap daerah di Kalimantan memiliki pola batik yang unik dan menggambarkan nilai-nilai lokal. Oleh karena itu, ia mengusulkan agar materi mengenai batik Kalimantan dimulai dengan seni menggambar pada tingkat SMP dan dilanjutkan dengan praktik membatik di tingkat SMA.

Baca Juga  Sigit Wibowo Kunjungi Rumah Singgah Kanker Anak di Balikpapan, Berikan Sejumlah Bantuan

“Melalui pengajaran batik ini, kami ingin generasi muda belajar menghargai dan memahami nilai budaya daerah mereka. Batik bukan hanya soal seni, tapi juga bagian dari identitas kita sebagai masyarakat Kalimantan,” lanjutnya.

Nurhadi juga menekankan pentingnya pendidikan budaya dalam pembentukan karakter bangsa. Dengan mengenalkan batik kepada siswa, diharapkan mereka tidak hanya mengerti teknik pembuatan batik, tetapi juga menghargai nilai-nilai luhur yang terkandung dalam motif-motifnya.

Baca Juga  Sosper Narkoba, Abdul Rahman Agus Ajak Warga Mahulu Perangi Penyalahgunaan Narkoba

“Ini akan memperkuat rasa nasionalisme dan kecintaan mereka terhadap kekayaan budaya Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia berharap upaya ini bisa menjadi langkah awal untuk mempromosikan batik Kalimantan sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia yang patut dilestarikan. Nurhadi percaya, dengan adanya pendidikan formal tentang batik, generasi muda akan lebih memahami dan mencintai budaya lokal mereka, sekaligus berkontribusi pada pelestariannya.

“Dengan adanya inisiatif ini, batik Kalimantan diharapkan dapat lebih dikenal dan dihargai oleh masyarakat luas, serta menjadi bagian penting dalam upaya melestarikan warisan budaya bangsa,” pungkasnya.

Penulis: Dt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *