SDN 018 Sebulu Luncurkan Delapan Buku dan Lepas 61 Siswa Angkatan ke-38

Kepala SDN 018 Sebulu Nonok Widyanto, S.Pd., M.Pd bersama Kadisdikbud Kukar Heriansah, S.E., M.Si., CGCAE saat peluncuran delapan buku karya guru dan siswa yang dirangkai dengan pelepasan siswa kelas VI Angkatan ke-38 di SDN 018 Sebulu, Senin (15/6/2026).

SEBULU, nusantaranews.info – Komitmen membangun budaya literasi kembali ditunjukkan SD Negeri 018 Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Sekolah tersebut menggelar Launching Buku Karya Guru dan Siswa yang dirangkai dengan Pelepasan Siswa Kelas VI Angkatan ke-38, Senin (15/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Mengukir Jejak, Menggapai Cita” itu berlangsung meriah dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara (Kukar) Heriansah SE, MSi, CGCAE, Korwil Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Sebulu Subagiyati S.Pd, Ketua K3S Sebulu Jhon Kenedy, mantan Kepala SDN 018 Sebulu H Saim, Ketua PPG sekaligus Komite Sekolah H Azis, para guru, wali murid, serta siswa yang dinyatakan lulus.

Pada kesempatan tersebut, SDN 018 Sebulu meluncurkan delapan buku yang ditulis oleh guru dan siswa. Di antaranya berjudul Jejak Pengabdian di Tanah Sebulu, Merangkai Cerita dari Sekolah dan Rumah, Kisah Anak Bangsa dalam Merah Putih, Dari Sekolah untuk Masa Depan, Di Bawah Kibaran Merah Putih Kami Belajar dan Bermimpi, Sekolah Tempat Kami Tumbuh, hingga Jejak Langkah Kecil di Bangku Sekolah Dasar.

Kepala SDN 018 Sebulu, Nonok Widyanto S.Pd., M.Pd menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan launching buku kedua yang dilakukan sekolah setelah sebelumnya sukses menerbitkan delapan buku pada tahun 2025.

“Alhamdulillah untuk yang kedua ini setelah sukses kita launching delapan buku pada tahun 2025, kita ingin meningkatkan kemampuan literasi. Jadi pada kegiatan launching ini kita fokus pada pengalaman mengajar guru-guru kita di SD Negeri 018 Sebulu dan pengalaman belajar siswa selama belajar di SD Negeri 018 Sebulu,” ujarnya kepada awak media nusantaranews.info.

Baca Juga  HUT ke-10 SDN 007 Samarinda Ulu, Hadirkan Launching Aplikasi hingga Panggung Kreativitas Siswa

Menurut Nonok, jika pada tahun sebelumnya karya yang diterbitkan lebih banyak berupa antologi puisi, maka tahun ini fokus diarahkan pada pengalaman pengabdian para guru serta perjalanan belajar siswa selama menempuh pendidikan dasar.

Ia mengatakan, upaya tersebut lahir dari keinginan sekolah untuk meningkatkan kemampuan literasi guru maupun peserta didik.

“Alhamdulillah beberapa tahun terakhir ini setelah kita adakan pelatihan dan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan literasi, kemampuan literasi kita semakin meningkat dari tahun ke tahun,” katanya.

Lebih lanjut, Nonok berharap karya-karya yang dihasilkan dapat menjadi jejak sejarah yang bermanfaat bagi generasi berikutnya.

“Harapan saya selaku kepala sekolah, guru-guru kita bisa meninggalkan jejak-jejak yang baik sebagaimana tema pelepasan tahun ini yaitu mengukir jejak menggapai cita. Kalau ada buku yang ditulis, insyaallah itu akan menjadi catatan sejarah yang tidak akan dilupakan,” tuturnya.

Pada kegiatan yang sama, SDN 018 Sebulu juga melepas sebanyak 61 siswa kelas VI yang terdiri dari 32 siswa putri dan 29 siswa putra. Seluruh siswa dinyatakan lulus 100 persen.

Baca Juga  Masih Banyak Wilayah di Kaltim Belum Tersentuh Jaringan Listrik, Tiyo: Kita Akan Koordinasi Dengan PLN

“Alhamdulillah pada kali ini sebanyak 61 siswa yang kita lepaskan dan lulus 100 persen,” ungkap Nonok.

Ia menambahkan, kehadiran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan semangat kerja dan budaya literasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Heriansah, memberikan apresiasi atas konsistensi SDN 018 Sebulu dalam mengembangkan literasi melalui karya tulis.hhhh

“Kami memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya bahwa kegiatan seperti ini mesti dilakukan. Pengalaman guru dituangkan dalam sebuah buku yang berisi praktik-praktik terbaik dan ini kita harapkan bisa menularkan ke sekolah-sekolah yang lain,” katanya.

Menurutnya, pengalaman belajar siswa yang dituangkan dalam bentuk buku juga menjadi langkah positif dalam membangun budaya literasi sejak dini.

“Termasuk pengalaman anak-anak selama menempuh pendidikan dari kelas satu sampai kelas enam yang dituangkan di dalam buku. Ini suatu hal yang baik. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus kita tingkatkan baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya yang ujungnya untuk meningkatkan literasi,” ujarnya.

Kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar, Heriansah berpesan agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Baca Juga  Puji Setyowati Tanggapi Rencana Alih Fungsi Gedung Bekas Dispora Kaltim Menjadi Museum

“Hari ini bukanlah satu akhir, tetapi awal untuk menapaki jenjang yang lebih tinggi. Pastikan kalian tetap lanjut ke sekolah berikutnya karena pendidikan adalah hal yang penting untuk mengubah nasib kalian semua. Dengan pendidikan itu insyaallah akan berdampak juga terhadap kesejahteraan masyarakat,” pesannya.

Rangkaian acara turut dimeriahkan dengan penampilan seni tari dari siswa SDN 018 Sebulu, anak-anak TK dan PAUD, atraksi ekstrakurikuler Tapak Suci, peluncuran buku, pidato perwakilan siswa kelas VI, pelepasan atribut secara simbolis, prosesi kelulusan, penampilan paduan suara, serta penyerahan penghargaan dan doorprize.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi SDN 018 Sebulu dalam memperkuat budaya literasi sekaligus mengantarkan lulusan Angkatan ke-38 menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan semangat mengukir jejak dan menggapai cita.