Buka Pusdiklat Paskibraka Kaltim, Seno Aji Minta Peserta Jaga Kebersamaan

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji.

SAMARINDA.nusantaranews.info — Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji meminta 40 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Kaltim menjaga kekompakan dan kebersamaan selama mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat).

Pesan tersebut disampaikan Seno Aji saat membuka Pusdiklat Paskibraka Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltim, Samarinda, Selasa (28/07/2026).

Menurut Seno Aji, para peserta yang terpilih merupakan putra-putri terbaik Kalimantan Timur. Karena itu, kesempatan menjadi anggota Paskibraka harus dipandang sebagai sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Kalian adalah putra-putri terbaik Kalimantan Timur. Keberadaan kalian hari ini bukan hanya prestasi yang patut disyukuri, tetapi amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” ujar Seno Aji.

Ia mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan perbedaan latar belakang sebagai pemisah. Sebaliknya, keberagaman suku, budaya, maupun daerah asal harus menjadi kekuatan untuk membangun persatuan.

Baca Juga  Konfercab HMI Cabang Samarinda ke-38: Mitra Setiawan Terpilih Sebagai Ketua Umum Periode 2024-2025

Ia menilai kebersamaan menjadi salah satu hal penting yang harus dijaga selama proses pelatihan. Para peserta akan menjalani pendidikan dan pelatihan bersama selama kurang lebih 23 hari sebelum melaksanakan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Ikutilah seluruh proses pelatihan dengan sungguh-sungguh, jaga kesehatan, kekompakan, dan kebersamaan,” tegasnya.

Selain kepada peserta, Seno Aji juga menyampaikan pesan kepada tim pelatih dan pamong. Ia meminta seluruh proses pembinaan tetap mengedepankan kedisiplinan, tetapi dilaksanakan dalam suasana yang aman, kondusif, dan menyenangkan.

Menurutnya, kedisiplinan memang menjadi bagian penting dalam pembentukan Paskibraka. Namun, proses tersebut tetap harus dilakukan dengan pendekatan yang mampu membuat para peserta nyaman sehingga dapat mengikuti seluruh tahapan pelatihan secara maksimal.

Seno Aji juga mengingatkan bahwa tugas Paskibraka tidak sebatas mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus. Lebih dari itu, para peserta diharapkan mendapatkan pembelajaran tentang tanggung jawab, kepemimpinan, nasionalisme, dan semangat persatuan.

Baca Juga  Menyambung Persaudaraan:Halal Bihalal Ikatan Keluarga Minang di Kaltim

“Yang paling penting adalah bagaimana kalian nanti setelah selesai dari sini bisa menjadi contoh bagi teman-teman dan masyarakat di daerah masing-masing,” ujarnya.

Ia berharap pengalaman selama mengikuti Pusdiklat dapat membentuk karakter para peserta sehingga mereka tidak hanya mampu menjalankan tugas kenegaraan dengan baik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang memiliki integritas dan jiwa kepemimpinan.

Sebanyak 40 pelajar yang mengikuti Pusdiklat terdiri dari 20 putra dan 20 putri yang merupakan perwakilan dari 10 kabupaten/kota se-Kalimantan Timur.

Mereka sebelumnya telah melewati proses seleksi dan kini dipersiapkan untuk menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Seno Aji menegaskan, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Para peserta diminta menjaga kesehatan dan mengikuti seluruh arahan pelatih agar mampu memberikan penampilan terbaik saat menjalankan tugas pada 17 Agustus mendatang.

Baca Juga  Ramadan 1447 H, Lapas Samarinda Fasilitasi Bukber Warga Binaan dan Keluarga

Ia pun berharap seluruh rangkaian Pusdiklat berjalan lancar dan mampu melahirkan Paskibraka yang tidak hanya disiplin dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan serta mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman Kalimantan Timur.

Penulis: Nng