Dukung Keberlanjutan Probebaya, DPRD Samarinda Upayakan Kekurangan Anggaran Dipenuhi Melalui APBD Perubahan

Ketua DPRD Samarinda, H. Helmi Abdullah, S.E., M.M.

SAMARINDA.nusantaranews.info– DPRD Samarinda menegaskan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) yang selama ini menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Samarinda dalam memperkuat pembangunan berbasis partisipasi masyarakat di tingkat lingkungan.

Ketua DPRD Samarinda, H. Helmi Abdullah, S.E., M.M., mengatakan Probebaya telah memberikan ruang yang luas bagi masyarakat, khususnya di tingkat Rukun Tetangga (RT), untuk terlibat langsung dalam pembangunan lingkungan maupun kegiatan pemberdayaan warga.

Menurutnya, program tersebut telah memberikan manfaat nyata karena kebutuhan pembangunan dapat ditentukan langsung oleh masyarakat sesuai dengan kondisi dan prioritas di wilayah masing-masing.

“Probebaya merupakan program yang sangat dekat dengan masyarakat karena pelaksanaannya langsung menyentuh kebutuhan warga di tingkat RT. Karena itu, kami di DPRD tetap mendukung keberlanjutan program ini,” katanya, Minggu (21/06/2026).

Baca Juga  Abdul Khairin Dukung Pemindahan Pasar Ramadhan ke Polder Air Hitam: Integrasi Baru bagi Kota Samarinda

Helmi menjelaskan, sebelumnya setiap RT di Kota Samarinda memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp100 juta per tahun melalui program Probebaya. Namun pada tahun anggaran 2026, pemerintah kota baru dapat merealisasikan sekitar Rp75 juta per RT akibat adanya penyesuaian anggaran yang dilakukan pemerintah.

Meski demikian, ia optimistis kekurangan anggaran tersebut masih dapat dipenuhi melalui pembahasan APBD Perubahan 2026 apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan.

“Kalau terjadi pemotongan, sebenarnya dari Rp100 juta itu sebagian sudah dianggarkan. Di perubahan nanti Pemkot akan memenuhi kekurangan itu, mudah-mudahan anggarannya ada. Itu juga menjadi kewajiban wali kota sebagai program beliau,” ujarnya.

Baca Juga  Samarinda Menuju Kota Metropolitan, Deni Hakim Dorong Bus Pelajar dan Mikrotrans

Menurut Helmi, pada APBD murni tahun 2026 alokasi yang tersedia berada di kisaran Rp70 juta hingga Rp75 juta per RT. Sementara kekurangan anggaran akan menjadi perhatian dalam pembahasan perubahan anggaran di pertengahan tahun.

Ia berharap seluruh pihak dapat mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan Probebaya karena program tersebut dinilai berperan penting dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke tingkat lingkungan terkecil.

“Jadi di APBD murni dianggarkan sekitar Rp70 juta-an, dan di perubahan nanti sisanya akan diupayakan untuk diselesaikan,” tegasnya.

Helmi menambahkan, DPRD Samarinda akan terus mengawal pembahasan anggaran agar program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat tetap mendapatkan perhatian.

Menurutnya, keberlanjutan Probebaya menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat pembangunan berbasis partisipasi warga sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman di Kota Samarinda.

Baca Juga  Iswandi Kritisi Pembahasan Raperda Limbah B3 Minta Dasar Hukum dan Urgensi Diperjelas

“Kami berharap program ini tetap berjalan dengan baik karena manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat. Tinggal bagaimana kita bersama-sama memastikan dukungan anggarannya tetap tersedia,” pungkasnya.

Penulis: Nng