Ajang Pelestarian Bahasa Daerah, Balai Bahasa Kaltim Jaring Peserta Terbaik Menuju FTBI Nasional 2026 di Jakarta

SAMARINDA, nusantaranews.info – Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2025 berlangsung meriah selama dua hari, 16 hingga 17 dan pembukaan di laksanakan pada 15 Oktober, di salah satu hotel ternama di Samarinda.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai ajang seleksi peserta terbaik dari jenjang SD dan SMP se-Kalimantan Timur.

Ketua Panitia FTBI Kaltim, Yudianti Herawati, S.S., M.A menyampaikan bahwa seluruh peserta merupakan hasil seleksi dari tingkat kecamatan hingga kabupaten dan kota. Ia menuturkan, kegiatan ini menjadi wujud nyata pembinaan dan pelestarian bahasa daerah di kalangan pelajar.

Baca Juga  Rayakan HUT RI ke-79, TK Islam ABA 2 Latih Kemandirian Anak dengan Lomba Edukatif

“Tahun ini ada tiga bahasa daerah yang dilombakan, yakni Bahasa Paser, Melayu Kutai, dan Kenyah. Untuk tingkat SD cabang lomba meliputi betore, sempuri, tingkilan, dan mendongeng. Sedangkan tingkat SMP meliputi pidato, puisi, dan komedi tunggal,” jelas Yudianti.

Dewan juri menilai peserta berdasarkan penguasaan materi, intonasi, ekspresi, serta kefasihan dalam berbahasa daerah. Suasana kompetisi berlangsung hangat dan penuh semangat, menandakan besarnya minat generasi muda dalam menjaga bahasa ibu mereka.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, Asep Juanda,S.Ag,. M.Hum menjelaskan bahwa masih terdapat tiga daerah yang belum mengikuti kegiatan tahun ini, yaitu Kabupaten Berau, Kota Balikpapan, dan Kota Bontang.

“Kami berharap tahun depan ketiga daerah tersebut dapat berpartisipasi sehingga upaya pelestarian bahasa daerah dapat merata di seluruh Kalimantan Timur,” tutur Asep Juanda.

Baca Juga  Berlangsung Meriah, Camat Sungai Kunjang Pimpin Apel Peringati Semarak Siaga Pramuka 2023

Pada malam penutupan, Asep Juanda secara resmi menutup rangkaian kegiatan sekaligus mengumumkan para pemenang dari masing-masing kategori. Kabupaten Kutai Kartanegara mendominasi lomba Bahasa Kutai, sementara juara Bahasa Paser diraih peserta dari Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara. Untuk Bahasa Kenyah, peserta asal Samarinda dan Mahakam Ulu tampil menonjol dengan prestasi terbaik.

Para peserta terbaik dari setiap kategori akan mewakili Kalimantan Timur pada FTBI tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta pada Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional.

Festival Tunas Bahasa Ibu tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wujud nyata dalam revitalisasi dan pelestarian bahasa daerah, agar tetap hidup dan dicintai oleh generasi muda di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi.

Penulis: Nng