KUKAR, nusantaranews.info– Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sidomukti menggelar khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Masjid Al-Falah, Desa Sidomukti, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan sosial tersebut diikuti puluhan anak dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Sejak pagi, anak-anak bersama orang tua mereka tampak memadati area masjid untuk mengikuti khitanan massal. Sementara itu, warga lainnya memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan panitia, terutama kalangan lanjut usia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Milad Muhammadiyah ke-113. Sebelum pelaksanaan, acara diawali dengan seremoni pembukaan yang dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kepala Desa Sidomukti, serta jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Suyatna, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sidomukti, menyampaikan bahwa pada hari ini pihaknya melaksanakan kegiatan khitanan massal.

“Insya Allah hari ini kami mengadakan kegiatan khitanan massal dengan kuota 50 orang. Alhamdulillah, peserta yang hadir mencapai 40 orang. Kegiatan ini juga akan dilanjutkan dengan pengobatan massal secara gratis yang dilaksanakan oleh tim medis yang sama,” ujarnya.
Terkait latar belakang kegiatan tersebut, Suyatna menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Milad Muhammadiyah ke-113.
“Alhamdulillah, latar belakang kegiatan ini adalah keinginan kami untuk berkontribusi kepada masyarakat dalam rangka Milad Muhammadiyah ke-113. Kami ingin memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya Desa Sidomukti, namun juga terbuka bagi warga dari desa tetangga,” jelasnya.
Saat ditanya mengenai puncak kegiatan Milad Muhammadiyah, Suyatna mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini merupakan penutup kegiatan Milad Muhammadiyah di tingkat PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah, red) Kutai Kartanegara.
“Insya Allah, tahun ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian kegiatan Milad Muhammadiyah yang dilaksanakan oleh PDM Kutai Kartanegara. Kegiatan ini menjadi yang terakhir. Puncaknya nanti kami juga akan melaksanakan khitanan massal seperti yang telah kami lakukan sebelumnya,” katanya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut adalah membantu meringankan beban masyarakat.
“Yang jelas, seperti yang saya sampaikan, kami ingin meringankan, meskipun hanya sedikit, beban masyarakat yang ada di sekitar kami,” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah turut memberikan tanggapan atas kegiatan yang dilaksanakan oleh PRM Sidomukti.
“Kami atas nama Pimpinan Daerah Muhammadiyah mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Ranting Muhammadiyah Sidomukti. Ranting ini insya Allah ke depan akan berkembang dan menjadi cabang,” ujarnya.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kutai Kartanegara, Hidding, S.Pd.,M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Muhammadiyah terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari Milad Muhammadiyah ke-113. Kami ingin hadir membantu masyarakat melalui aksi sosial yang langsung dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Pemerintah Desa Sidomukti. Kepala Desa Sidomukti Witomo menilai kegiatan khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis sangat membantu warga, khususnya masyarakat kurang mampu.
“Kami mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan Muhammadiyah. Ini sangat membantu masyarakat dan kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” katanya.
Sambutan positif turut datang dari perwakilan orang tua peserta khitan. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya program khitanan massal tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan ke depannya,” ujar Siti Makromah salah seorang orang tua peserta.

Pelaksanaan kegiatan didukung tim medis yang melibatkan dosen Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Ns. Taharuddin, yang sekaligus merupakan pimpinan Rumah Luka Borneo.
Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah menegaskan perannya sebagai organisasi dakwah dan sosial kemasyarakatan yang tidak hanya berdakwah melalui lisan, tetapi juga melalui aksi nyata yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.













