Kampanye di Tanah Kelahiran, PITA ASMARA Pulang Bawa Harapan

Angela Idang Belawan dan Suhuk—yang dikenal dengan sebutan PITA ASMARA—menggelar kampanye terbuka di Kampung Datah Bilang, Selasa (13/05/2025)

MAHAKAM ULU.nusantaranews.info – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mahakam Ulu 2024, Angela Idang Belawan dan Suhuk—yang dikenal dengan sebutan PITA ASMARA—menggelar kampanye terbuka penuh haru dan semangat di Kampung Datah Bilang, Selasa (13/05/2025).

Kampanye ini menjadi momen emosional yang sarat makna, mengingat Datah Bilang adalah tanah kelahiran Suhuk, tokoh lokal yang tumbuh besar dengan nilai-nilai budaya Kenyah.

Disambut iringan musik tradisional dan tari-tarian suku Kenyah, pasangan ini hadir di tengah ribuan warga yang tumpah ruah memadati lapangan kampung. Dalam sambutannya, Suhuk tak kuasa menyembunyikan rasa harunya saat mengingat kembali masa kecilnya yang sederhana namun penuh makna.

“Saya lahir di sini, besar di sini, dan dibentuk oleh adat serta perjuangan hidup masyarakat kampung ini. Saya tahu rasa susahnya akses pendidikan, sulitnya layanan kesehatan, dan tantangan infrastruktur yang masih jadi keluhan warga,” ucap Suhuk

Baca Juga  Jokowi Kumpulkan Ketum Parpol, PPP: Menyamakan Langkah Jelang Pemilu 2024

Suhuk menegaskan bahwa dirinya tidak datang sekadar membawa visi politik, melainkan membawa misi pengabdian. Ia menyatakan komitmennya untuk kembali ke kampung bukan sebagai anak yang pergi lalu lupa, tetapi sebagai pemimpin yang membawa harapan dan perubahan nyata.

Angela Idang Belawan, calon bupati dari pasangan ini, juga menyampaikan pesan kuat mengenai pentingnya membangun Mahakam Ulu dari akar rumput, yakni dari kampung-kampung adat yang selama ini menjadi penjaga warisan budaya dan kekayaan alam daerah.

Datah Bilang adalah jantung dari identitas Mahulu. Kami ingin memastikan pembangunan tidak memutus akar budaya, tapi justru memperkuatnya. Pendidikan berbasis budaya lokal, pelayanan kesehatan yang menjangkau wilayah terpencil, serta infrastruktur yang membuka akses ekonomi, itu akan jadi prioritas kami,” terang Angela dengan penuh keyakinan.

Baca Juga  Rudy Mas’ud Blusukan di Pasar Kedondong Samarinda, Serap Aspirasi Pedagang Tradisional

Angela juga menyampaikan bahwa pasangan PITA ASMARA akan mendorong program digitalisasi kampung, pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis tenun dan kerajinan lokal, serta penguatan lembaga adat agar bisa terlibat langsung dalam proses pembangunan.

Kampung Datah Bilang sendiri menyimpan sejarah panjang dan kebanggaan bagi masyarakat Kenyah. Kakek Suhuk merupakan salah satu pendiri kampung yang pernah mendapat undangan kehormatan dari Presiden Soeharto—sebuah pengakuan atas kontribusi besar terhadap eksistensi kampung dan pelestarian budaya.

Acara kampanye ditutup dengan prosesi penyematan kain tenun khas Kenyah oleh tokoh adat setempat kepada Angela dan Suhuk. Prosesi ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol restu dan kepercayaan masyarakat adat, bahwa pasangan PITA ASMARA dianggap layak melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan yang berpihak pada rakyat kecil dan nilai-nilai leluhur.

Baca Juga  Paslon 03 Angela–Suhuk Fokus Bangun Mahakam Ulu dari Tingkat RT

Dengan semangat ‘dari kampung untuk kabupaten’, warga Datah Bilang pun menyatakan dukungan bulat terhadap pasangan ini. Harapan mereka sederhana namun mendalam: agar kampung tidak tertinggal lagi, dan anak-anak mereka bisa tumbuh dengan kebanggaan atas identitas serta akses masa depan yang lebih baik.

Penulis: Nng