Gagasan Layanan Kesehatan Aulia-Rendi Dianggap Meniru, Publik Pertanyakan Orisinalitas Visi-Misi

KUKAR.nusantaranews.info – Pasangan calon bupati Kukar nomor urut 01, Aulia-Rendi, menuai sorotan publik usai menyampaikan gagasan layanan berobat gratis hanya dengan menunjukkan KTP dalam debat kandidat Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kutai Kartanegara 2024 yang disiarkan secara langsung oleh KPU beberapa waktu lalu.

Dilansir dari salah satu media online, pernyataan tersebut memicu dugaan bahwa program yang mereka tawarkan mengadopsi dan meniru konsep dari “Gratisspoll”, yakni skema layanan kesehatan gratis milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Baca Juga  Infografis Wiranto Antarkan Eks Kader Hanura Gabung Gerindra, Rujuk Politik 2 Jenderal?

Program Gratisspoll sendiri merupakan inisiatif Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, yang dijadwalkan akan diluncurkan pada 21 April 2025 mendatang, bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Melalui program ini, warga cukup menunjukkan KTP Kaltim untuk secara otomatis terdaftar dalam skema BPJS tanpa proses administrasi yang rumit atau pembayaran premi.

Program ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat dan memperluas cakupan layanan kesehatan di Kalimantan Timur secara inklusif, terutama bagi warga yang belum memiliki jaminan kesehatan atau mengalami kesulitan membayar iuran mandiri.

Baca Juga  Jokowi Kumpulkan Ketum Parpol, PPP: Menyamakan Langkah Jelang Pemilu 2024

Kemiripan antara program Aulia-Rendi dengan Gratisspoll menimbulkan pertanyaan publik terkait orisinalitas visi-misi pasangan calon tersebut.

Kritik mulai bermunculan, mempertanyakan apakah program berobat gratis tersebut merupakan inovasi murni dari pasangan calon atau sekadar meniru kebijakan pemerintah provinsi yang sudah lebih dahulu dirancang.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Aulia-Rendi terkait tudingan peniruan konsep program tersebut.

Penulis: Isw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *