Beralih ke Partai Lain, Makmur HAPK Resmi Mundur dari Golkar

SAMARINDA, Sudah puluhan tahun mengabdi di Partai Golongan Karya (Golkar), akhirnya mantan Bupati Kabupaten Berau Makmur HAPK resmi mengundurkan diri dari partai yang sudah membesarkan namanya tersebut.

DPD I Partai Golkar Provinsi Kalimantan Timur (Kalim) pun merasa legowo saat menerima surat pengunduran diri Makmur HAPK dari struktur keanggotaan. Tepatnya, beberapa hari sebelum batas akhir pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg).

Tidak menepis isu pengunduran diri itu saat dihubungi wartawan pada Selasa (16/5/2023), Sekretaris Jendral (Sekjen) DPD I Partai Golkar Provinsi Kaltim Husni Fahruddin pun turut membenarkannya.

“Iya benar, ada surat pemberhentian beliau beberapa hari sebelum pendaftaran bacaleg (30 April 2023),” bebernya.

Baca Juga  Tabung Gas Elpiji Langka Komisi II DPRD Samarinda Panggil Pertamina

Menurutnya, pemberhentian ini atas kemauan mantan Ketua DPRD Provinsi Kaltim tersebut. Bahkan, Partai Golkar tidak memiliki keinginan melakukan Penggantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kaltim terhadap Makmur HAPK.

Ayub sapaan akrab Husni Fahruddin, tahu betul jejak sejarah Makmur HAPK di dunia politik. Namun sesuai dengan mekanisme tata tertib (tatib) dan aturan Partai Golkar maupun undang-undang yang berlaku, pergantian ini memang harus dilakukan. Apalagi saat ini Makmur HAPK masuk ke partai lain.

“Kita tidak ada keinginan untuk PAW atau memberhentikan beliau, baik dari struktur keanggotaan Golkar maupun sebagai anggota Parlemen di Karang Paci,” jelasnya.

Baca Juga  Jokowi Kumpulkan Ketum Parpol, PPP: Menyamakan Langkah Jelang Pemilu 2024

Di dunia politik, keluar masuk dan habis kawin lalu cerai itu hal biasa. Apalagi saat mendekati Pemilihan Legislatif (Pileg). Maka itu, Partai Golkar menyikapinya secara standar, normal dan biasa-biasa saja.

“Tidak perlu baper, tidak sensitif. Karena beliau pindah partai, secara otomatis kita akan melakukan PAW dan mengganti beliau dengan suara terbesar selanjutnya,” terangnya.

Sebelumnya saat konferensi pers di Kantor KPU Provinsi Kaltim jalan Basuki Rahmat, Kota Samarinda. Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Kaltim Rudi Mas’ud juga berkata demikian ketika disinggung soal pencalonan Makmur HAPK.

“Ini tahun politik, jadi kawin cerai didalam partai politik biasa saja. Masalah ini (soal Makmur HAPK) sebenarnya internal. Saat ini sudah dalam proses pembakaran, enggak tahu nanti proses,” tegasnya singkat.(Lyd)