Seno Aji Dorong Desa Aktif Deteksi dan Cegah Penularan TBC

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji.

SAMARINDA.nusantaranews.info– Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendorong desa dan kelurahan lebih aktif dalam upaya menemukan kasus tuberkulosis atau TBC sejak dini sekaligus mencegah penularannya di lingkungan masyarakat.

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan, penguatan peran desa menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat penanganan TBC hingga ke tingkat masyarakat.

Saat ini, dari total 1.038 desa dan kelurahan di Kaltim, baru sekitar 74 desa yang telah menjadi Desa Siaga TBC. Pemprov Kaltim menargetkan jumlah tersebut terus bertambah hingga akhir 2026.

Hal tersebut disampaikan Seno Aji saat meluncurkan Program Desa Siaga TBC Kaltim di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa.
Menurutnya, penanganan TBC

Baca Juga  Wakil Gubernur Kaltim Ir. H. Seno Aji Dorong Kolaboradi HIPMI–Petani Muda, Swasembada Pangan Kaltim di Kebut

membutuhkan keterlibatan masyarakat secara langsung. Desa dan kelurahan diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan sosialisasi, tetapi juga mampu berperan dalam mendeteksi warga yang diduga terpapar TBC, membantu pengawasan pengobatan, serta mencegah penularan.

Seno menegaskan, berbagai program kesehatan harus menghasilkan tindakan nyata di lapangan.

“Setiap kendala harus dicari jalan keluarnya, setiap capaian harus dipertahankan dan ditingkatkan, serta setiap inovasi yang berhasil harus dapat dicontoh di daerah lain,” ujarnya.

Peluncuran Desa Siaga TBC tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait sinergi pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, TBC, serta kanker.

Baca Juga  BK Porprov Squash Kaltim 2025 Resmi Dibuka, Seno Aji Dorong Pembinaan Atlet Sejak Dini

Kerja sama itu melibatkan Tim Penggerak PKK Kaltim bersama Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI).

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat pelaksanaan program di lapangan, sehingga penanganan penyakit tidak hanya dilakukan oleh pemerintah dan fasilitas kesehatan, tetapi juga mendapat dukungan masyarakat.

Seno Aji mengatakan keberhasilan penanggulangan TBC harus dilihat dari semakin banyaknya kasus yang ditemukan lebih awal, pasien yang berhasil menyelesaikan pengobatan, serta berkurangnya risiko penularan di tengah masyarakat.

Baca Juga  Rudy Mas’ud-Seno Aji Resmi Pimpin Kaltim: Awal Baru Menuju Generasi Emas 2045

Pemprov Kaltim optimistis penguatan Desa Siaga TBC dapat membantu mendukung target eliminasi TBC secara nasional pada 2030 dan mewujudkan masyarakat yang lebih sehat serta produktif.

Penulis: Nng