Hari Anak Nasional 2026, Seno Aji: Anak Bukan Sekadar Objek Pembangunan

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji bersama anak-anak dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 di Kantor Gubernur Kaltim

SAMARINDA, nusantaranews.info – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji menegaskan anak memiliki peran penting dalam pembangunan. Menurutnya, anak bukan sekadar objek pembangunan, tetapi merupakan subjek yang memiliki hak untuk berpartisipasi sesuai usia dan tingkat kematangannya.

Hal itu disampaikan Seno Aji saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 tingkat Provinsi Kaltim yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kaltim di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (30/7/2026).

Peringatan HAN tahun ini mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Tema tersebut, kata Seno Aji, bukan hanya slogan, tetapi menjadi penegasan pentingnya menghormati, melindungi, serta mendengarkan suara anak.

“Anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek pembangunan yang memiliki hak untuk berpartisipasi sesuai dengan usia dan tingkat kematangannya,” tegas Seno Aji.

Dalam upacara tersebut, Seno Aji juga membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi.

Baca Juga  Jelang Pilkada,Tokoh Agama Mahakam Ulu Ajak Masyarakat untuk Jaga Kerukunan

Melalui momentum HAN ke-42, seluruh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, lembaga pendidikan, komunitas, keluarga, serta anak Indonesia diajak menjadi bagian dari Gerakan BERLIAN (Bersama Lindungi Anak).

“Mari kita pastikan semangat ini bergema dari kota hingga pelosok desa, dari ruang kelas hingga ruang digital, sehingga setiap anak Indonesia dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, bahagia, dihormati, didengar suaranya, serta terpenuhi hak-haknya,” ujar Seno Aji saat membacakan amanat tersebut.

Seno Aji mengatakan perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama. Ketika seluruh elemen bangsa bersatu memberikan perlindungan, maka langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Anak-anak yang mendapatkan perlindungan dan pemenuhan hak secara baik diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas dan berkarakter. Mereka juga diharapkan mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju, adil dan sejahtera.

Baca Juga  Puji Setyowati Tanggapi Rencana Alih Fungsi Gedung Bekas Dispora Kaltim Menjadi Museum

Dimeriahkan Berbagai Kegiatan

Usai upacara, Seno Aji bersama istrinya, Hj Wahyu Hernaningsih Seno Aji, kepala OPD, kepala biro, Forkopimda dan tamu undangan menyaksikan sejumlah penampilan serta atraksi dari pelajar berbagai sekolah di Samarinda.

Rangkaian kegiatan HAN ke-42 tingkat Provinsi Kaltim juga diisi dengan berbagai layanan dan kegiatan yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah, instansi, serta lembaga vertikal.

Di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis bagi siswa PAUD yang dilakukan sejumlah puskesmas di Samarinda. Ada pula Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) dari Bankaltimtara serta pemeriksaan kesehatan jiwa anak dari Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam.

Selain itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kaltim memberikan pelayanan administrasi kependudukan. Dinas Perpustakaan dan Arsip Kaltim turut menggelar lomba mewarnai bagi anak PAUD.

Baca Juga  SDN 018 Sebulu Gelar Tasyakuran dan Penyerahan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Baru

Kegiatan lainnya berupa sosialisasi bahaya narkoba kepada pelajar oleh TP PKK Balikpapan serta pembagian telur rebus dan susu dari Baznas Kaltim.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HAN yang diarahkan untuk memperkuat perhatian terhadap pemenuhan hak, kesehatan, pendidikan, perlindungan, dan tumbuh kembang anak di Kalimantan Timur.

Penulis: manEditor: nng