SMSI Kaltim Hadiri Forum Kemitraan Imigrasi, Tegaskan Peran Pers untuk Kepentingan Publik

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Timur, Wiwid Marhaendra Wijaya, bersama anggota SMSI Kaltim, Nunung Dwi Astutik menghadiri undangan Kemitraan media Imigrasi Samarinda pada Kamis 13/08/2026.

SAMARINDA.nusantaranews.infoKetua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Timur, Wiwid Marhaendra Wijaya, bersama anggota SMSI Kaltim, Nunung Dwi Astutik, menghadiri undangan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda dalam Forum Kemitraan Media Keimigrasian Tahun 2026, Kamis (13/08/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda tersebut mengusung tema “Membangun Kemitraan Strategis dengan Media untuk Menguatkan Transparansi, Edukasi Publik, dan Citra Positif.”

Sejumlah organisasi yang hadir antara lain Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Samarinda, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Timur, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Timur, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalimantan Timur, dan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kalimantan Timur.

Sebagai organisasi perusahaan pers media siber, SMSI Kaltim turut hadir dalam forum yang mempertemukan jajaran Kantor Imigrasi. Kehadiran SMSI dalam forum tersebut turut diwakili para pimpinan perusahaan pers dan pemimpin redaksi yang hadir sebagai bagian dari insan pers di Kalimantan Timur.

Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan kemitraan strategis antara Kantor Imigrasi dengan perusahaan pers dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

Baca Juga  Keanehan dalam Sidang Kasus Jual Beli Buldoser di Pengadilan Negeri Samarinda

Rangkaian kegiatan diisi dengan Executive Media Gathering atau coffee morning, Media Briefing, Media Tour, Media Dialogue, penandatanganan Piagam Komitmen Bersama, konferensi pers dan tanya jawab, penyerahan cenderamata, foto bersama, serta ramah tamah.

Dalam sesi Media Tour, para peserta berkesempatan melihat langsung sejumlah fasilitas pelayanan keimigrasian, di antaranya ruang pelayanan paspor dan izin tinggal, customer service, ruang biometrik dan wawancara, serta fasilitas layanan prioritas.

Sementara dalam Media Dialogue, dibahas pentingnya membangun komunikasi dua arah antara Kantor Imigrasi dan media, sehingga informasi pelayanan keimigrasian dapat tersampaikan kepada masyarakat sekaligus membuka ruang bagi media untuk menyampaikan masukan masyarakat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda, Misnal Ariyanto, A.Md.Im., S.H., mengatakan forum tersebut menjadi upaya membangun komunikasi yang baik dan efektif dengan insan pers.

“Tujuan kami adalah membangun komunikasi yang baik, komunikasi efektif antara Kantor Imigrasi dengan teman-teman insan pers. Informasi ini harus dua arah,” ujar Misnal.

Menurutnya, media tidak hanya berperan menyampaikan informasi mengenai kegiatan dan layanan Kantor Imigrasi, tetapi juga menjadi jembatan untuk menyampaikan apa yang dirasakan masyarakat.

Baca Juga  Wagub Seno Aji: Kaltim Expo Targetkan Rp14 Miliar Tahun Depan

“Media bisa menyampaikan apa yang dirasakan oleh masyarakat juga kepada kami. Memang saat ini ada media sosial, ada media-media lain, tapi kami merasakan insan pers ini tetap menjadi partner kami yang sangat strategis,” katanya.

Ketua SMSI Kalimantan Timur, Wiwid Marhaendra Wijaya, mengapresiasi forum yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda tersebut.

“Bagus sekali acara yang digelar oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda ini. Mengundang asosiasi profesi dan perusahaan media untuk ada komitmen menyampaikan informasi, dan tujuannya juga untuk kepentingan publik,” ujar Wiwid.

Menurut Wiwid, sinergi antara perusahaan pers dan Kantor Imigrasi diharapkan dapat terjalin dengan baik dan positif serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan, kemitraan media dengan pemerintah tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga harus memberikan ruang untuk kritik dan masukan apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan.

“Kritik juga kita sampaikan jika ada kekurangan dari pelayanan-pelayanan, yang tujuannya juga mungkin memberikan pelayanan yang semakin baik dan maksimal dari Kantor Imigrasi,” katanya.

Baca Juga  BAZNAS Samarinda Renovasi Rumah Tidak Layak Huni Warga, Nilai Bantuan Capai Rp50 Juta

Dalam forum tersebut, SMSI Kaltim turut menandatangani Piagam Komitmen Bersama dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Samarinda.

Penandatanganan ini menjadi bentuk komitmen untuk memperkuat kemitraan strategis serta kolaborasi dalam menyampaikan informasi yang transparan, edukatif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Kehadiran Wiwid Marhaendra Wijaya bersama anggota SMSI Kaltim, Nunung Dwi Astutik, sekaligus menunjukkan dukungan SMSI terhadap upaya membangun keterbukaan informasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kemitraan antara perusahaan pers dan Kantor Imigrasi.

Penulis: Nng