Puji Astuti Soroti Kondisi Pendidikan di Samarinda, Sebut Masih Banyak Permasalahan

Ketua DPRD Kota Samarinda Komisi 1V Sri Puji Astuti

SAMARINDA.NUSANTARA NEWS- Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti menyoroti kualitas pendidikan di Samarinda yang masih menemukan banyak permasalahan.

Beberapa permasalahan itu, ungkap Puji, seperti masih banyak sekolah yang kekurangan guru. Baik guru honorer maupun yang sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Di Samarinda ini masih banyak sekolah yang kekurangan guru. Di sisi lain terdapat banyak guru honorer yang belum tersertifikasi, dan ada di beberapa kecamatan tidak ada sekolah (SD/SMP),” ungkap Puji saat melaksanakan Rapat Dengar Pendapat bersama Disdikbud Samarinda.

Baca Juga  Abdul Khairin, Anggota DPRD Kota Samarinda, Memilih Fokus Mengembangkan Bisnis daripada Duduk diKursi Dewan

Diketahui, Kegiatan RDP yang dilaksanakan di Lantai 1 Kantor DPRD Samarinda itu dihadiri langsung oleh kepala Disdikbud Samarinda, Asli Nuryadin.

Kata Sri Puji Astuti, salah satu topik pembahasan dalam RDP tersebut yakni penyelenggara pendidikan yang saat ini berlangsung di Kota Samarinda.

“Mulai dari PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), pembiayaan, kesiapan, kurikulumnya, dan lain sebagainya,” kata Sri Puji Astuti.

Baca Juga  Si Jago Merah Amuk Pasar Segiri Samarinda, 40 Bangunan Terdampak

Menurut Politikus Partai Demokrat ini, penyelenggaraan pendidikan tidak akan optimal jika tidak ada sinkronisasi antara anggaran dengan ketersediaan guru.

“Bagaimana mau maju pendidikan kita kalau jumlah gurun kurang, honornya juga kecil. Belum lagi masalah infrastruktur sekolah yang masih banyak yang belum memadai,” imbuhnya.

Puji berharap agar, revisi Peraturan daerah (Perda) Pendidikan dapat menjadi solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut.

“Perda Pendidikan yang baru kita harapkan dapat lebih berpihak pada kepentingan guru dan siswa, serta dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Samarinda,” harap Puji.

Baca Juga  Kemenhan RI Melalui FKPTT Kaltim Berikan Penghargaan kepada 44 Eks Pejuang Timor Timur di Hari Bela Negara ke-76

(Adv/Isw)