BAZNAS Samarinda Luncurkan Program UMKM: Lima Warga Samarinda Seberang Terima Modal Usaha

Ket. Foto: Ketua Baznas Kota Samarinda Ahmad Syahir didampingi perwakilan Pemerintah Kota Samarinda dari Tim Walikota Akselerasi Pembangunan (TWAP), Sekcam, lurah, dan ketua RT, menyerahkan bantuan UMKM kepada lima mustahik di Kecamatan Samarinda Seberang, Kamis (21/8/2025).

SAMARINDA, Nusantaranews.info – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Samarinda terus berinovasi dalam mengentaskan kemiskinan. Melalui program Untuk Mustahik ke Muzakki (UMKM), lima warga kurang mampu di Kecamatan Samarinda Seberang resmi menerima bantuan modal usaha, Kamis (21/08/2025).

Program ini menjadi langkah nyata BAZNAS dalam mengubah posisi penerima zakat (mustahik) agar suatu hari bisa bertransformasi menjadi pemberi zakat (muzaki).

Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Camat Samarinda Seberang dan dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Samarinda dari Tim Wali Kota Akselerasi Pembangunan (TWAP), jajaran kecamatan, lurah, hingga ketua RT.

Lima penerima manfaat terpilih berasal dari Kelurahan Baqa, Sungai Keledang, Masjid, Mangkupalas, dan Tenun. Mereka adalah Nur Jannah (usaha kue tradisional), Yani Djanuarsih (olahan dimsum), Isnaniah (kerupuk gandum), Musdalifah (toko sembako), serta Syamsuriadi (toko sembako).

Baca Juga  Wagub Seno Aji Ajak Generasi Muda Warisi Semangat Kepahlawanan

Ketua BAZNAS Samarinda, Ahmad Syahir, menegaskan bahwa program UMKM ini berbeda dari sekadar bantuan sesaat.

“Zakat yang disalurkan tidak hanya untuk konsumsi, tapi juga pemberdayaan. Kami lakukan asesmen, pendampingan, hingga evaluasi berkala, supaya mustahik bisa tumbuh mandiri dan pada waktunya menjadi muzaki,” jelasnya.

Sekretaris Camat Samarinda Seberang, Handayani, menyambut baik program ini. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi melalui UMKM sangat relevan dengan kondisi masyarakat.

Baca Juga  Swadaya Bersholawat Peringati Maulid Nabi SAW Undang Penceramah Asal Jawa Timur

“Ini memberi harapan bagi warga untuk benar-benar keluar dari kemiskinan. Kami berharap program ini dapat berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak warga,” katanya.

Salah satu penerima, Syamsuriadi, mengaku bersyukur atas bantuan modal yang diterimanya. Selama ini ia hanya berjualan kelapa parut di pasar, kini mendapat kesempatan membuka toko sembako.

“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih. Semoga usaha ini bisa menambah penghasilan keluarga dan membawa manfaat bagi tetangga sekitar,” tuturnya haru.

 

Samarinda Seberang menjadi kecamatan pertama penerima program UMKM. Ke depan, BAZNAS Samarinda memastikan penyaluran akan diperluas ke kecamatan lain setelah proses verifikasi data mustahik selesai.

Baca Juga  Tongkang Indosukses 28 Tabrak Jembatan Mahakam, Empat Tug Boat Dikerahkan

Langkah ini menegaskan peran zakat sebagai instrumen pembangunan ekonomi umat: dari mustahik menuju muzaki, dari penerima menjadi pemberi.

Penulis: Nng