SAMARINDA.nusantaranews.info– Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, S.Pd., mengapresiasi peresmian tujuh satuan pendidikan yang dilakukan Pemerintah Kota Samarinda. Namun, ia menegaskan pembangunan sekolah harus terus berlanjut hingga menjangkau sekolah-sekolah yang masih memiliki kondisi bangunan kurang layak.
Ismail Latisi, S.Pd., mengatakan peresmian tujuh sekolah menjadi langkah positif pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan di Kota Tepian. Menurutnya, perhatian terhadap sektor pendidikan patut diapresiasi karena mencakup jenjang TK hingga SMP.
“Kita apresiasi Pemerintah Kota Samarinda yang hari ini meresmikan tujuh sekolah. Ini menunjukkan ada perhatian terhadap dunia pendidikan,” kata Ismail Latisi, S.Pd., di SD Negeri 013 Samarinda Utara, Kamis (10/09/2026).
Meski demikian, ia berharap pembangunan infrastruktur pendidikan tidak berhenti pada tujuh sekolah tersebut. Masih banyak sekolah lain yang membutuhkan perhatian, terutama di wilayah pinggiran Kota Samarinda.
“Harapan kita tidak berhenti hanya pada tujuh sekolah ini. Masih ada sekolah-sekolah yang bangunannya kayu, semi permanen, terutama di daerah pinggiran. Itu juga harus menjadi perhatian pemerintah,” katanya.
Menurutnya pemerataan pembangunan sekolah menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh anak di Samarinda mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak tanpa melihat lokasi sekolah.
Ia menilai masih adanya sekolah dengan bangunan semi permanen menunjukkan pekerjaan rumah pemerintah di sektor pendidikan belum sepenuhnya selesai. Karena itu, pembangunan perlu dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.
“Ini tahap awal. Setelah tujuh sekolah ini, kita berharap ada tahap-tahap berikutnya untuk sekolah lain yang kondisinya masih memerlukan rehabilitasi maupun pembangunan baru,” ungkapnya
Ia berharap pembangunan sekolah dilakukan secara berkelanjutan agar kesenjangan fasilitas pendidikan di Samarinda semakin berkurang.
“Pendidikan harus dirasakan merata oleh seluruh masyarakat. Jangan sampai ada sekolah yang sudah bagus, sementara sekolah lain masih tertinggal dari sisi fasilitas,” tutupnya.













