Petugas dan WBP Lapas Samarinda Adu Sportivitas di Turnamen Futsal dan Tenis Meja

SAMARINDA, nusantaranews.info – Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa hingga di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda. Petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama-sama mengikuti rangkaian perlombaan olahraga yang digelar untuk memeriahkan bulan kemerdekaan.

Salah satunya turnamen futsal dan tenis meja yang berlangsung di area olahraga Lapas Kelas IIA Samarinda, Jalan Sudirman, Samarinda, Selasa (11/8/2026).

Pertandingan berlangsung meriah. Di arena tenis meja, petugas dan WBP saling beradu ketangkasan melalui reli-reli panjang dan pukulan cepat. Sementara di lapangan futsal, persaingan berlangsung tak kalah sengit. Operan, serangan, hingga penyelamatan di depan gawang mendapat sorakan dari peserta dan penonton.

Meski membawa nama tim masing-masing, pertandingan tetap berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Semangat untuk menang berjalan beriringan dengan sportivitas dan kebersamaan.

Kepala lapas kelas IIA Samarinda Yohanis Varianto A.Md.IP.,S.H,.M.H  melalui Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Kelas IIA Samarinda, Bayu Aji Priyatmiko, A.Md.IP., S.H., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI sekaligus sarana hiburan bagi warga binaan.

Baca Juga  BK Porprov Squash Kaltim 2025 Resmi Dibuka, Seno Aji Dorong Pembinaan Atlet Sejak Dini

“Permainan dan lomba ini sebenarnya juga sebagai hiburan untuk mereka. Karena mereka sudah dibatasi kebebasannya di sini. Jadi, ini salah satu rekreasi agar mereka tidak stres, masih bisa tertawa, bergembira, semangat, dan menjunjung sportivitas,” ujar Bayu.

Menurutnya, antusiasme petugas maupun WBP sangat tinggi. Momen peringatan kemerdekaan yang hanya berlangsung setahun sekali dinilai menjadi kesempatan untuk membangun suasana positif di lingkungan Lapas.

Selain futsal dan tenis meja, rangkaian kegiatan juga diisi dengan sejumlah perlombaan lain, seperti tarik tambang dan balap karung. Untuk cabang olahraga, pertandingan voli dan futsal masih berlangsung hingga mendekati puncak peringatan HUT RI.

Bayu menegaskan, aspek keamanan dan sportivitas menjadi perhatian utama selama seluruh perlombaan berlangsung.

Baca Juga  Kemasi Liu Laporkan Jubin Tusau & Laing Lawai Usai Gugat Kapolsek Muara Ancalong Ke Polda Kaltim

“Yang penting itu keamanannya yang pertama. Yang kedua sportivitasnya. Jangan sampai ada yang kalah kemudian dendam atau menjadi masalah dan bentrok. Kita tidak menginginkan hal tersebut,” tegasnya.

Peserta dari WBP dibagi berdasarkan blok. Masing-masing blok mengirimkan perwakilan untuk mengikuti sejumlah cabang yang dipertandingkan. Untuk turnamen yang melibatkan WBP, terdapat 11 blok yang ambil bagian.

Bagi Bayu, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, olahraga menjadi bagian dari proses pembinaan untuk membangun komunikasi, kebersamaan, dan sikap positif di antara warga binaan.

Ia juga melihat keikutsertaan WBP dalam kegiatan kemerdekaan sebagai bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai kebangsaan.

“Ini juga salah satu cara untuk menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Mereka masih menghargai negara ini atau tidak, salah satunya bisa terlihat dari kemauan mereka mengikuti kegiatan seperti ini dengan baik,” katanya.

Baca Juga  Bagus Susetyo Soroti Lambatnya Pembangunan Bendungan Sungai Talake

Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Lapas Kelas IIA Samarinda juga akan dirangkai dengan penyerahan remisi kepada warga binaan pada 17 Agustus 2026.

Dengan berbagai kegiatan tersebut, suasana peringatan kemerdekaan di Lapas Samarinda tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi warga binaan untuk berekreasi, membangun kebersamaan, dan menjalani proses pembinaan dalam suasana yang lebih humanis.

Penulis: manEditor: nng