SAMARINDA, nusantaranews.info – Semangat persaudaraan dan pelestarian budaya Batak mewarnai Pelantikan dan Syukuran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Punguan Silauraja, Boru, Bere/Ibebere Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Gedung HKBP Sopo Godang Samarinda, Sabtu (13/06/2026).
Kedatangan Ketua Umum DPP Punguan Silauraja Indonesia, Daslan Malau, disambut meriah dengan tarian Tor Tor yang diiringi musik Gondang khas Batak. Suasana adat semakin terasa ketika para peserta mengenakan atribut tradisional, di antaranya sortali yang dikenakan kaum pria dan ulos berwarna hijau yang dikenakan kaum perempuan.
Sebelum pelantikan berlangsung, kegiatan diawali dengan ibadah bersama dan doa syukur, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Silauraja. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat saat Ketua Umum DPP Punguan Silauraja Indonesia, Daslan Malau, secara resmi melantik Liberti Santianus Ambarita, S.E., S.H. sebagai Ketua DPD Punguan Silauraja Provinsi Kalimantan Timur masa bakti 2026–2030.

Usai pelantikan pengurus DPD, Ketua DPD terpilih kemudian melantik Tiga ketua DPC diantaranya Ketua DPC Samarinda yakni Eliakim Ambarita, Ketua DPC Balikpapan Poniman Manik S.T dan Selanjutnya Ketua DPC Bontang Barliaman Damanik untuk masa bakti yang sama.
Acara ini turut dihadiri pula oleh Pengurus DPP diantaranya Dewan Pengawas Raden Manik dan Dewan Penasehat Salomo Malau.
Punguan Silauraja merupakan organisasi kekerabatan Batak yang menghimpun keturunan Silau Raja yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Organisasi ini menaungi empat marga bersaudara, yakni Malau, Manik, Ambarita, dan Gurning.

Ketua DPD Punguan Silauraja Provinsi Kalimantan Timur, Liberti Santianus Ambarita, mengatakan kepengurusan baru akan fokus merangkul seluruh keluarga besar Silauraja yang berada di Kalimantan Timur serta memperluas pembentukan kepengurusan di sejumlah daerah.
“Saat ini sudah terbentuk DPC Samarinda, Balikpapan, dan Bontang. Ke depan kami akan berupaya membentuk DPC di Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Penajam Paser Utara,” ujarnya.
Menurut Liberti, organisasi juga berkomitmen mendukung program-program Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang sejalan dengan upaya membantu masyarakat.
Ia menjelaskan, saat ini anggota yang tergabung di Kalimantan Timur terdiri dari sekitar 58 kepala keluarga di Samarinda, sekitar 30 kepala keluarga di Balikpapan, dan sekitar 30 kepala keluarga di Bontang.
“Kami berharap seluruh keluarga besar Silauraja yang ada di Kalimantan Timur dapat bergabung dan bersama-sama membangun organisasi ini agar dapat hadir dalam berbagai kegiatan sosial, baik suka maupun duka,” katanya.
Dalam kepengurusan DPD Punguan Silauraja Provinsi Kalimantan Timur periode 2026–2030, Liberti Santianus Ambarita didampingi jajaran Dewan Penasehat yang terdiri atas Drs. Salomo Malau, Jaditua Manik, Hulman Ambarita, John P. Gurning, dan Edian Damanik.

Posisi Sekretaris dipercayakan kepada Drs. Turman Malau yang didampingi Broumerto Octo P. Malau, S.T., dan Jaholong Lumban Gaol. Sementara posisi Bendahara diisi oleh Saut Sinaga yang didampingi Hamonangan Sidabutar dan Santi Malau.
Untuk memperkuat roda organisasi, kepengurusan juga dilengkapi empat wakil ketua, yakni Bosner Malau sebagai Wakil Ketua I, Meyrlond Rudi Katif Manik sebagai Wakil Ketua II, Nelson Ambarita sebagai Wakil Ketua III, dan David Reinhard Gurning sebagai Wakil Ketua IV.
Selain itu, sejumlah bidang strategis turut dibentuk untuk mendukung program organisasi. Bidang Adat dan Budaya diisi oleh Deman Manik, Parulian Manik, Eliakim Ambarita, dan Poniman Manik. Bidang Organisasi dan Kepemudaan dipercayakan kepada Kwen Ferniko Malau, Bilhaim Sahat Mikael Manik, Jainal Ambarita, dan Noperto Lingga.
Sementara Bidang Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif diisi oleh Kasri Pandi Malau, Fidel Manik, Koster Gurning, dan Donres M.T. Naibaho. Adapun Bidang Kerohanian dipercayakan kepada Bronson Manik, Joyo Fransisco Simbolon, serta Pdt. O.K. Samosir.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Punguan Silauraja Indonesia, Daslan Malau, berharap kepengurusan yang baru dilantik dapat menjadi wadah yang mempererat persaudaraan serta melahirkan generasi Silauraja yang sukses dan berdaya saing.
“DPP berharap seluruh anggota Silauraja di Kalimantan Timur dapat saling bersinergi, bekerja sama, dan saling menopang satu sama lain demi masa depan generasi Silauraja yang lebih baik,” ujarnya.
Daslan juga mengungkapkan bahwa Punguan Silauraja Indonesia saat ini telah terbentuk di 16 provinsi dari 38 provinsi di Indonesia, serta memiliki satu kepengurusan di luar negeri, yakni di Sydney, Australia.
Menurutnya, ke depan organisasi akan terus melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan kapasitas anggotanya agar mampu bersaing, berkontribusi kepada masyarakat, serta mendukung program pembangunan pemerintah.
“Kami berharap kepengurusan yang baru dapat menjadi amanah bagi seluruh anggota dan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tuturnya.
Kegiatan pelantikan dan syukuran ditutup dengan acara hiburan, ramah tamah, serta penampilan tarian Tor Tor yang kembali diiringi musik Gondang, menambah semarak suasana kebersamaan keluarga besar Silauraja di Kalimantan.













