Ramadan 1447 H, Lapas Samarinda Fasilitasi Bukber Warga Binaan dan Keluarga

Ket.foto: Kepala lapas Kelas IIA Samarinda Yohanis Varianto

SAMARINDA, nusantaranews.info — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda memfasilitasi kegiatan buka puasa bersama antara warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan keluarga selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini menjadi momen silaturahmi yang memberi kesempatan bagi warga binaan untuk bertemu dan berbuka puasa bersama keluarga.

Kepala Lapas Kelas IIA Samarinda, Yohanis Varianto, mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut dilaksanakan bersamaan dengan jadwal kunjungan keluarga yang digelar dua kali dalam sepekan selama Ramadan.

“Dalam satu minggu kita memberikan kesempatan dua kali kunjungan keluarga. Pada momen itu keluarga bisa datang bersilaturahmi sekaligus berbuka puasa bersama warga binaan,” katanya.

Selain kegiatan buka puasa bersama, Lapas Samarinda juga mengisi bulan Ramadan dengan berbagai program pembinaan keagamaan bagi warga binaan, seperti pengajian dan tadarus Al-Qur’an yang dilaksanakan secara rutin.

Baca Juga  Pogram Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) Wujud Nyata Kepedulian untuk Warga Samarinda

 

“Selama Ramadan warga binaan mengikuti pengajian serta tadarus Al-Qur’an. Kegiatan pembinaan keagamaan ini juga melibatkan pembimbing dari internal lapas maupun dari Kementerian Agama,” ujarnya.

Tidak hanya pembinaan keagamaan, pihak lapas juga menjalankan berbagai program pembinaan kemandirian yang bertujuan memberikan keterampilan bagi warga binaan selama menjalani masa pidana.

Program tersebut meliputi pelatihan pembuatan mebel, jasa cukur rambut, hingga kegiatan ketahanan pangan seperti hidroponik, peternakan ayam, serta budidaya ikan lele.

“Pembinaan warga binaan ada dua, yakni pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian. Untuk kemandirian, warga binaan dilibatkan dalam berbagai kegiatan keterampilan agar memiliki bekal saat kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Meski memiliki keterbatasan lahan, Lapas Samarinda tetap memanfaatkan ruang yang tersedia untuk kegiatan produktif tersebut.

“Lahan di lapas memang sangat terbatas, namun kami tetap memanfaatkan area yang ada untuk kegiatan ketahanan pangan dan pembinaan keterampilan warga binaan,” lanjutnya.

Baca Juga  Camat Sungai Kunjang Hadiri Milad Ke- 2 Rumah Tahfidz Alamul Muhibbin

Menariknya, hasil karya warga binaan berupa produk mebel juga telah banyak diminati masyarakat. Beberapa sekolah bahkan memesan meja dan kursi hasil produksi warga binaan karena harganya dinilai lebih terjangkau.

“Sudah ada beberapa sekolah yang memesan meja dan kursi. Karena ini bagian dari pembinaan warga binaan, harganya juga cukup terjangkau,” imbuhnya.

Selain itu, pihak lapas juga tengah menyiapkan sekitar 20 warga binaan untuk dilibatkan dalam kegiatan kerja produktif. Warga binaan yang dilibatkan adalah mereka yang telah menjalani setengah masa pidana atau mendekati masa bebas.

“Sekitar 20 orang sudah kami data untuk kegiatan kerja. Mereka nantinya juga akan mendapatkan upah sesuai standar yang berlaku,” jelasnya.

Melalui berbagai kegiatan selama Ramadan tersebut, pihak lapas berharap warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih baik serta tetap merasakan dukungan dari keluarga.

Baca Juga  Dorong Mustahik Jadi Muzaki, Baznas Samarinda Salurkan Bantuan UMKM di Samarinda Kota

“Kami berharap dengan adanya silaturahmi ini warga binaan tetap merasa dekat dengan keluarga dan lebih termotivasi menjalani pembinaan selama berada di lapas,” pungkasnya.

 

Penulis: ManEditor: Nng