Baznas Samarinda Raih Penghargaan Nasional, Sinergi Umat dan Pemkot Berbuah Manis

JAKARTA, nusantaranews.info – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Baznas Kota Samarinda. Pada ajang bergengsi BAZNAS Award 2025 yang digelar di Jakarta, lembaga zakat ini berhasil meraih penghargaan kategori BAZNAS Kota dengan Penerapan Branding Nasional Terbaik.
Capaian tersebut menjadi bukti nyata dari kepercayaan umat, inovasi pengelolaan zakat, serta dukungan kuat Pemerintah Kota Samarinda.

Ketua Baznas Kota Samarinda, Ahmad Syahir, menegaskan penghargaan ini sejatinya bukan hanya milik Baznas, tetapi juga milik seluruh warga Samarinda.

“Capaian ini hasil dari komitmen kita semua untuk berzakat. Kita bekerja sama dalam berbuat kebaikan. Karena zakat itu digunakan untuk kemaslahatan umat, untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.

Baca Juga  Mahasiswa Pascasarjana UINSI Samarinda Angkatan 2023 Gelar Buka Puasa Bersama, Moment Hangat Sebelum Wisuda

Menurut Syahir, kepercayaan umat adalah amanah yang harus terus dijaga. Karena itu, transparansi, akuntabilitas, dan inovasi akan terus diperkuat agar zakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat miskin dan dhuafa.

Syahir juga menekankan, keberhasilan ini tak lepas dari dorongan kuat Pemerintah Kota Samarinda, khususnya Wali Kota Andi Harun.

“Semua capaian ini tidak terlepas dari dukungan penuh Bapak Wali Kota Samarinda yang konsisten mengimbau masyarakat untuk berzakat dan berinfak melalui Baznas Kota Samarinda. Dukungan Pemkot menjadi energi besar yang menggerakkan roda zakat di Samarinda,” ungkapnya.

Dengan sinergi tersebut, Baznas Samarinda kian dipercaya sebagai lembaga zakat yang berdaya guna dan mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan sosial-ekonomi warga.

Baca Juga  Kapolres Dharmasraya Pimpin Tradisi Pedang Pora untuk Wisuda Purna Bakti AKP Efendi
ket. foto: Ketua Baznas Kota Samarinda, Ahmad Syahir dan Wakilnya Imam Royani

Bagi Baznas, penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata perjuangan. Zakat yang dihimpun telah dialokasikan ke berbagai program, mulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan, pembiayaan usaha berbasis syariah, hingga bantuan sosial.

“Harapannya jelas, zakat menjadi jembatan agar fakir miskin tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga bisa bangkit dan mandiri,” kata Syahir.

Kehadiran Baznas Samarinda di panggung nasional membawa kebanggaan tersendiri. Dari kota tepian Sungai Mahakam, lahir inspirasi bagaimana zakat bisa dikelola dengan penuh amanah, didukung pemerintah, dan dipercayai umat.

Syahir menutup dengan doa sekaligus ajakan:
“Semoga ke depan kita bisa semakin banyak berzakat, sehingga lebih banyak masyarakat yang bisa kita bantu bersama. Karena zakat adalah amanah Allah, yang InsyaAllah membawa keberkahan bagi semua.” pungkasnya.