SAMARINDA.nusantaranews.info – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Ir. H. Seno Aji, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun wilayah pedalaman, salah satunya melalui alokasi anggaran lebih dari Rp200 miliar untuk pembangunan jalan penghubung dari Tering ke Mahakam Ulu.
Pernyataan ini disampaikan Seno Aji usai menerima aspirasi massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dalam aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (04/08/2025).
Dalam aksi tersebut, HMI menyoroti lambannya pembangunan infrastruktur di daerah terpencil, serta menuntut kejelasan terhadap sejumlah isu strategis lainnya.
“Tuntutan HMI sangat relevan. Mereka menanyakan perkembangan infrastruktur di daerah terpencil. Kami sampaikan bahwa saat ini sedang dibangun jalan dari Tering ke Mahakam Ulu, dengan anggaran lebih dari Rp200 miliar. Targetnya selesai pada Desember tahun ini,” jelas Seno Aji.

Ia bahkan mengajak mahasiswa untuk ikut mengawal proses pembangunan secara langsung ke lapangan.
“Kalau memang ingin tahu secara nyata, kita bisa ke sana bersama. Nanti kalau jalannya sudah selesai, kita pakai bus ke Mahakam Ulu agar mereka lihat sendiri apa yang sudah dilakukan pemerintah,” tambahnya.
Selain infrastruktur, Seno Aji juga menanggapi aspirasi mahasiswa terkait layanan pendidikan dan kesehatan. Ia menjelaskan bahwa melalui program Jospol (Jaringan Optimalisasi Sektor Publik), pemerintah telah merancang pembangunan sekolah dan rumah sakit baru untuk meningkatkan akses layanan dasar bagi masyarakat di daerah pelosok.
Terkait penegakan hukum, Seno Aji turut merespons pertanyaan HMI mengenai kasus D’Bon. Ia menyatakan bahwa proses hukum masih berjalan di Kejaksaan Negeri dan pemerintah mendorong keterbukaan informasi.
“Kami ingin proses ini dijalankan secara transparan. Pemerintah mendukung penuh upaya penegakan hukum yang adil dan terbuka,” tegasnya.
Seno Aji juga mengapresiasi langkah HMI yang menyuarakan aspirasi secara tertib dan konstruktif.
“Mahasiswa adalah mitra strategis dalam pembangunan. Aspirasi ini akan kami jadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan,” pungkasnya.













