Lapas Samarinda Gelar Nobar Piala Dunia, Kakanwil Ditjenpas Kaltim: Warga Binaan Juga Berhak Rasakan Euforia Sepak Bola

Ratusan WBP Lapas Kelas IIA Samarinda antusias mengikuti nonton bareng pertandingan Piala Dunia Argentina melawan Swiss, Minggu (12/7/2026)

SAMARINDA, nusantaranews.info – Suasana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda pada Minggu (12/7/2026) pagi tampak berbeda dari biasanya. Dinding tinggi dan jeruji besi yang identik dengan kehidupan pemasyarakatan seakan berubah menjadi stadion mini ketika ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) memadati lapangan dalam lapas untuk mengikuti nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia antara Argentina melawan Swiss.

Kegiatan yang digelar sejak dini hari itu berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Sorak sorai para warga binaan pecah setiap kali peluang dan gol tercipta dalam pertandingan yang akhirnya dimenangkan Argentina dengan skor 3-1.

Kakanwil Ditjenpas Kaltim Endang Lintang Hardiman bersama Kalapas Kelas IIA Samarinda Yohanis Varianto menyaksikan nonton bareng pertandingan Piala Dunia Argentina vs Swiss bersama warga binaan di Lapas Samarinda, Minggu (12/7/2026).

Suasana semakin hangat dengan kehadiran langsung Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman, S.H., M.H., bersama Kepala Lapas Kelas IIA Samarinda, Yohanis Varianto, A.Md.IP., S.H. Keduanya turut menyaksikan pertandingan bersama para warga binaan sebagai bentuk kebersamaan dan pendekatan humanis dalam pembinaan.

Baca Juga  53 Narapidana di Kaltimtara Terima Amnesti dari Presiden Prabowo

Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman, mengatakan kegiatan nobar tersebut memang telah direncanakan oleh Kalapas Samarinda dan merupakan tindak lanjut dari arahannya kepada seluruh Lapas dan Rutan di Kalimantan Timur agar memberikan kesempatan kepada warga binaan menikmati momen besar sepak bola dunia.

Menurutnya, Piala Dunia merupakan ajang yang dinantikan masyarakat di berbagai belahan dunia, termasuk para warga binaan yang tengah menjalani masa pidana.

“Semua orang pasti antusias menonton Piala Dunia. Warga binaan juga tentu ingin merasakan euforia yang sama. Karena itu kami membuka kesempatan agar mereka dapat menonton bersama dan menikmati pertandingan dengan penuh kegembiraan,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian. Melalui suasana yang positif dan penuh kebersamaan, diharapkan kondisi psikologis warga binaan tetap terjaga sehingga mampu mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik.

Baca Juga  Laskar Mandau Geram! PT HKI di Duga Bangun Pabrik Sawit Tanpa AMDAL di Kutai Barat

“Kami berharap dengan hati yang bahagia dan pikiran yang positif, warga binaan tetap sehat serta semakin semangat mengikuti seluruh proses pembinaan di dalam lapas,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Endang juga mengaku sejak awal menjagokan Argentina. Menurutnya, permainan tim berjuluk Albiceleste tersebut selalu menarik karena didukung kualitas individu para pemain yang sangat baik.

Bahkan, sebelum pertandingan berakhir, ia sempat memprediksi Argentina akan menang dengan skor 3-1. Prediksi tersebut akhirnya terbukti tepat setelah Argentina mencetak dua gol tambahan di penghujung pertandingan.

“Saya memang dari dulu mendukung Argentina. Tadi sempat tegang ketika skor imbang, tetapi saya yakin Argentina tetap menang 3-1. Alhamdulillah ternyata benar,” katanya sambil tersenyum.

Ia pun berharap Argentina dapat kembali bertemu Prancis pada laga berikutnya sehingga publik sepak bola dunia kembali disuguhkan duel klasik yang sarat gengsi seperti pada pertemuan kedua negara di masa lalu.

Baca Juga  Panjat Pinang Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80,

Kegiatan nobar tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan pembinaan yang humanis di Lapas Kelas IIA Samarinda. Selain memberikan hiburan yang sehat, kegiatan itu juga mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan, sekaligus menghadirkan suasana kebersamaan yang mampu menumbuhkan semangat positif selama menjalani masa pembinaan.

Penulis: ManEditor: nng