Bukber Bersama Media, BAZNAS Kaltim Perkuat Kolaborasi dan Targetkan ZIS Rp 25 Miliar pada 2026

Ket.foto: Keluarga Besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kaltim bersama Media menggelar Buka Puasa Bersama di Samarinda, Senin ( 16/03/2026).

SAMARINDA, nusantaranews.info — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur menggelar buka puasa bersama (bukber) dengan wartawan media cetak dan elektronik, bertempat di salah satu hotel ternama di Samarinda, Senin (16/3/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat sinergi antara BAZNAS dan insan media dalam mendukung pengelolaan serta penyebarluasan informasi zakat di Kalimantan Timur.

Ketua BAZNAS Kaltim, Ahmad Nabhan, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan media yang selama ini berperan dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS.

Ia mengungkapkan, tren pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kaltim terus menunjukkan peningkatan signifikan sejak 2022.

Ia juga memaparkan, hingga 15 Maret 2026, pengumpulan ZIS BAZNAS Kaltim telah mencapai sekitar Rp 4,97 miliar, sementara penyaluran mencapai Rp 5,7 miliar. Selisih tersebut ditutupi dari saldo tahun sebelumnya.

Baca Juga  Seno Aji Berikan Apresiasi Terkait Prestasi Yang Di Raih Atlet Binaannya

Selain itu, laporan keuangan BAZNAS Kaltim tahun 2025 telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik, serta menjadi salah satu yang tercepat di Indonesia dalam penyusunannya.

Dari sisi pengawasan, anggota Tim Satuan Audit Internal, Bambang Saputra, menyebutkan bahwa kinerja BAZNAS Kaltim tetap tumbuh positif meski kondisi ekonomi daerah mengalami tekanan.

Ia mengungkapkan, Indeks Zakat Nasional (IZN) Kaltim meningkat signifikan dari 0,53 pada 2025 menjadi 0,90 pada 2026, yang menempatkan Kaltim dalam kategori tertinggi secara nasional.

Baca Juga  Puji Setyowati Tanggapi Rencana Alih Fungsi Gedung Bekas Dispora Kaltim Menjadi Museum

“Peningkatan ini menunjukkan tata kelola yang semakin baik serta meningkatnya kepercayaan publik terhadap BAZNAS,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kaltim, Miswan Thahadi, menambahkan bahwa indeks dampak zakat juga mengalami lonjakan dari 0,20 pada 2024 menjadi 0,93 pada 2025.

Menurutnya, hal tersebut menandakan bahwa program pendayagunaan zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan mustahik.

“Artinya, penyaluran zakat yang dilakukan benar-benar berdampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kaltim berharap sinergi bersama media dapat terus diperkuat guna meningkatkan literasi zakat di masyarakat, serta mendorong pengelolaan dana umat yang transparan, akuntabel, dan berdampak luas di Kalimantan Timur.

Penulis: ManEditor: Nng