BOGOR, nusantaranews.info – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun pendidikan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di kawasan pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Academic Center itu dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Momentum ini menjadi ajang silaturahmi antara Polri dan masyarakat yang selama ini turut memberikan dukungan terhadap proses pembangunan sekolah tersebut.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara telah mencapai sekitar 60 persen. Sejumlah fasilitas utama mulai berdiri, termasuk Gedung Academic Center yang nantinya akan menjadi pusat kegiatan belajar mengajar para siswa.
Karo Watpers SSDM Polri Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan pembangunan sekolah ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang memiliki semangat yang sama untuk memajukan pendidikan.

“Sekolah ini dibangun karena semangat persaudaraan dan kerja sama berbagai pihak. Kalau hanya Polri yang membangun tentu tidak bisa, tetapi dengan hadirnya berbagai pihak yang membantu, pembangunan ini bisa berjalan hingga sejauh ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu bangunan yang hampir rampung adalah Academic Center dengan progres sekitar 95 persen. Gedung tersebut akan menjadi pusat aktivitas belajar para siswa sekaligus dilengkapi fasilitas penunjang seperti ruang makan.
Selain itu, pembangunan perpustakaan juga telah mencapai lebih dari 90 persen. Fasilitas ini dipersiapkan sebagai bagian dari proses penilaian program International Baccalaureate (IB) yang tengah diajukan oleh pihak sekolah.
Sementara itu, pembangunan asrama siswa yang terdiri dari empat blok saat ini telah melampaui 50 persen. Asrama tersebut nantinya akan digunakan untuk menampung siswa laki-laki dan perempuan yang menempuh pendidikan di SMA Kemala Taruna Bhayangkara.
Di kawasan sekolah juga tengah dibangun sejumlah fasilitas pendukung lainnya seperti welcoming center, teater, serta fasilitas ibadah.
Menurut Budhi, kompleks rumah ibadah lintas agama juga akan dihadirkan di lingkungan sekolah sebagai sarana pendidikan nilai keberagaman bagi para siswa.
“Kita ingin mendidik para siswa bahwa meskipun berbeda, kita tetap satu. Keberagaman dan kebinekaan justru menjadi kekuatan untuk mempersatukan,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, panitia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Gunung Sindur yang selama ini memberikan dukungan terhadap pembangunan sekolah tersebut.

“Terima kasih kepada masyarakat Gunung Sindur atas dukungannya selama ini. Kami juga mohon maaf apabila aktivitas pembangunan sempat menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga sekitar,” katanya.
Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara ditargetkan rampung secara bertahap hingga tahun 2026 dan diharapkan menjadi salah satu sekolah unggulan yang mampu mencetak generasi pemimpin masa depan.













