HUT Ke-69 Kaltim Di Gelar Meriah, Gubernur Tekankan Infrastruktur Hingga Pelosok

Ket. foto: Gubernur Kaltim Dr H. Rudy Mas'ud

SAMARINDA, nusantaranews.info – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kalimantan Timur di Stadion Kadrie Oening, Sempaja, Kota Samarinda, Jumat (09/1). Upacara tersebut dihadiri ratusan pejabat daerah serta ribuan masyarakat dari berbagai kalangan.

Upacara dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud. Turut hadir Wakil Gubernur Seno Aji, Sekretaris Daerah Sri Wahyuni, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), pelajar, serta masyarakat umum.

Peringatan HUT ke-69 Kaltim berlangsung meriah. Sejumlah atraksi ditampilkan, mulai dari penampilan marching band hingga tarian kolosal yang melibatkan sekitar seribu siswa. Paduan suara dari berbagai sekolah juga turut memeriahkan acara dengan membawakan lagu-lagu patriotik dan tradisional daerah.

Baca Juga  Pemkot Samarinda Terapkan Parkir Berlangganan, Targetkan Nol Jukir Liar

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Rudy Mas’ud menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan dan gotong royong sebagai modal utama pembangunan Kalimantan Timur. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Rudy Mas’ud menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus memperkuat daerah melalui pembangunan infrastruktur yang merata, termasuk menjangkau wilayah-wilayah pelosok yang selama ini masih terbatas aksesibilitasnya.

” Konektivitas infrastruktur yang kita bangun ini adalah pelayanan dasar. Standar pelayanan minimum itu salah satunya adalah konektivitas dan infrastruktur dasar , ” ujar Rudy Mas’ud.

Baca Juga  DPRD Dorong Pelaku UMKM di Kaltim Lakukan Transformasi, Ini Tujuanya

menurut Rudy, hingga saat ini masih terdapat sejumlah wilayah di Kalimantan Timur yang belum sepenuhnya terhubung secara memadai, terutama daerah – daerah pedalaman dan pesisir. Kondisi tersebut menjadi tantangan serius yang harus di jawab secara bertahap dan terencana.

” Kita masih punya banyak daerah yang terisolir. Salah satunya Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Begitu juga Kutai Timur dan Berau, terutama di wilayah pesisirnya yang hampir tidak tersentuh infrastruktur,” tambahnya.

Ia optimistis, pada HUT ke – 69 Kaltim, ia menyatakan bahwa tahun 2026 akan menjadi titik awal kebangkitan infrastuktur Kalimantan Timur. Pemerintah Provinsi, kata Rudy Mas’ud menargetkan penguatan konektivitas antar daerah sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan Kaltim.