Semarak Ramadan, Dung Dung Ce 2026 Hidupkan Malam Samarinda Seberang

Ket.foto: H.Mukhyar saat memulai acara Festival Bedug Sahur Dung Dung Ce 2026 di Samarinda Seberang, Minggu (15/03/2026).

SAMARINDA, nusantaranews.info — Suasana malam Ramadan di kawasan Samarinda Seberang tampak semarak dengan digelarnya Festival Bedug Sahur “Dung Dung Ce” 2026 di Masjid Siratal Mustaqiem, Minggu malam (15/3/2026). Kegiatan yang diinisiasi Haji Mukhyar bersama Ikatan Remaja Masjid ini sukses menyedot perhatian warga.

Sebanyak 40 peserta dari dalam dan luar Kota Samarinda turut ambil bagian dalam festival tahunan tersebut. Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Sangasanga, Tenggarong, hingga Palaran, menambah semarak kompetisi bedug sahur.

Rute pawai dimulai dari Jalan Pangeran Bendahara, menuju Jalan Cokro Aminoto, dilanjutkan ke Jalan Pattimura, dan kembali finis di kawasan Mas Penghulu. Sepanjang rute, warga tampak antusias menyaksikan iring-iringan peserta yang menampilkan atraksi tabuhan bedug dengan beragam kreasi.

Pembukaan acara ditandai dengan pelepasan spanduk “Selamat Bertanding” yang diiringi pesta kembang api. Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan barongsai yang menghibur para pengunjung sebelum pelepasan peserta.

Baca Juga  Brimob Kaltim Perketat Patroli di Pasar Tradisional Jaga Keamanan Selama Ramadan

Di depan panggung kehormatan, masing-masing peserta menunjukkan kebolehan mereka dalam menabuh bedug, disambut sorak sorai warga yang memadati lokasi. Haji Mukhyar bersama istri tampak menikmati setiap penampilan yang disuguhkan.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama. Selain sebagai ajang hiburan, festival ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta melestarikan tradisi Ramadan.

Pembina Remaja Masjid Siratal Mustaqiem, Ishak Ismail, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap bulan Ramadan. Ia mengungkapkan, jumlah peserta tahun ini sengaja dibatasi demi menjaga kualitas penampilan.

“Alhamdulillah, tahun ini peserta lebih berkualitas. Penilaian juga kami upayakan objektif. Kegiatan berjalan lancar dan ke depan insyaallah akan terus dilaksanakan,” ujarnya.

Baca Juga  Wisata Edukatif TK Santo Fransiskus Asisi: Anak-Anak Jelajahi Sungai Mahakam dengan Kapal Pesut Bentong

Ia juga berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kota Samarinda agar festival ini tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu menggerakkan sektor UMKM.

“Sepanjang rute tadi, pedagang ramai dan meraup keuntungan. Ini jadi bukti kegiatan ini juga berdampak ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu tamu undangan, Ko Aming, mengaku terkesan dengan kemeriahan festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat positif dan layak untuk terus digelar setiap tahun.

“Ini pertama kali saya hadir dan menurut saya luar biasa. Apalagi tadi ada atraksi barongsai yang semakin meramaikan suasana. Harapannya acara seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Dalam festival ini, para peserta dinilai oleh dewan juri dengan sejumlah kriteria. Panitia juga menyiapkan piala, plakat, serta uang pembinaan bagi para pemenang.

Baca Juga  Fakhruddin Minta Pertamina Pertimbangkan Lagi Rencana Pemberlakuan Sistem Barcode di Semua SPBU

Festival Bedug Sahur “Dung Dung Ce” tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga perayaan kebersamaan warga dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan di Kota Tepian.

Penulis: manEditor: Nng