SAMARINDA.nusantaranews.info– Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ir. Yakob Pangedongan, M.Si., menegaskan penanganan stunting merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri kick off Gerakan Menyikat Gigi Bersama Ibu dan Anak (GARASI ANAK) serta Gerakan Sayang Kekanakan (GASAKKAN) di Posyandu Berkat Do’a Ibu, Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang, Rabu (09/09/2026).
Menurut Ir. Yakob Pangedongan, M.Si., stunting bukan hanya persoalan pertumbuhan tinggi badan anak, tetapi juga berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, penanganannya harus dimulai sejak anak masih berada dalam kandungan.
“Stunting ini persoalan yang sangat mendasar untuk generasi kita ke depan. Penanganannya harus dimulai sejak dalam kandungan, kemudian setelah lahir sampai anak tumbuh besar,” kata Ir. Yakob Pangedongan, M.Si., di Posyandu Berkat Do’a Ibu, Kelurahan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang, Rabu (09/09/2026).
Ia mengatakan, target Indonesia Emas 2045 perlu didukung dengan penanganan stunting secara serius sejak sekarang. Pemerintah daerah dinilai perlu terus memperkuat berbagai program intervensi yang menyasar ibu dan anak.
Ir. Yakob Pangedongan, M.Si., mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Samarinda yang meluncurkan GARASI ANAK dan GASAKKAN sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan stunting.
Menurutnya, program tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun generasi yang lebih sehat melalui pendekatan promotif dan preventif.
Ia berharap angka stunting di Samarinda terus mengalami penurunan setiap tahun sehingga kualitas generasi muda semakin meningkat.
“Harapan kita tentu setiap tahun angka stunting bisa terus turun sehingga anak-anak Samarinda tumbuh menjadi generasi yang berkualitas,” tutupnya.













