Anggota DPRD Samarinda Komisi 1 Elnathan Pasambe Tanggapi Kasus Misterius Kematian Berta Mimi Jaya di Apotek Kimia Farma

SAMARINDA.NUSANTARA NEWS–Kasus Kematian Berta Mimi Jaya yang Ditemukan secara Tidak Wajar di Gudang Apotek Kimia Farma Beberapa Waktu Lalu Ternyata Masih Menyisakan Luka Mendalam bagi Keluarga/Kerabat serta Aliansi Ikatan Keluarga Toraja.

Sehingga para masa yang tergabung di Aliansi Ikatan Toraja Samarinda melakukan aksi demo di depan Polresta Samarinda pada Senin, 8 April 2024.

Tidak Terimanya Hasil Otopsi Forensik yang Menyatakan Mati Lemas Menjadi Dasar Aksi Tersebut Dilakukan sehingga mereka meminta pihak kepolisian mengusut tuntas dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus Berta.

Baca Juga  Sambut Perayaan Natal, Walikota Andi Harun Ajak PKN Samarinda Bersatu dalam Kerukunan dan Toleransi

Selain itu, Koordinator Lapangan Aksi Demo, Gesbal Patasik, menuntut agar pihak polisi membuka secara transparan hasil dari rekaman CCTV dan otopsi.

Kasus ini menuai tanggapan dari Anggota DPRD Kota Samarinda, Elnathan Pasambe, menurutnya terdapat kejanggalan yang terjadi pada kasus itu, sehingga dirinya berharap agar pihak kepolisian benar-benar menanganinya secara serius.

Baca Juga  Komisi II DPRD Samarinda Gelar RDP, Bahas Ketersediaan Bapokting Menjelang Ramadhan 2024

Komisaris Besar Polisi Ary Fadli, usai mengikuti rapat dengar pendapat di DPRD Kaltim belum lama ini, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan.

(Nng/Bud)