ABK KM Nur Aliyah Diduga Terjatuh di Perairan Balikpapan, Tim SAR Lanjutkan Pencarian

Balikpapan — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Kelas A Balikpapan hingga Kamis (5/2/2026) masih melakukan operasi pencarian terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Nur Aliyah yang diduga terjatuh ke laut di sekitar Perairan Lawe-Lawe, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Korban diketahui bernama Andi Indra Irawan (25). Berdasarkan laporan awal, peristiwa Man Over Board (MOB) tersebut terjadi pada Rabu, 4 Februari 2026 sekitar pukul 17.00 WITA, saat korban sedang beraktivitas di bagian buritan kapal.

Kepala Kansar Balikpapan menyampaikan bahwa korban diduga terjatuh pada titik perkiraan koordinat 1°34’10.5″S – 116°48’00.5″E, atau sekitar 23 mil laut ke arah selatan dari Pelabuhan Somber, Kota Balikpapan.

Baca Juga  Kapolda Kaltim Ajak Personel Hidup Sehat Lewat Olahraga Bersama

“Laporan kejadian kami terima pada Kamis pagi, 5 Februari 2026 pukul 07.40 WITA dari Polair Polda Kalimantan Timur. Setelah menerima informasi tersebut, tim rescue langsung kami berangkatkan menuju lokasi kejadian,” ujarnya.

Dalam operasi pencarian hari pertama (H-1), Kansar Balikpapan mengerahkan speedboat SAR, peralatan SAR air, peralatan komunikasi, serta perlengkapan medis. Selain itu, pihak SAR juga melakukan koordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS) Balikpapan untuk menyebarkan informasi kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar area kejadian agar meningkatkan kewaspadaan dan membantu pengamatan.

Baca Juga  Tragis, Saiful Bakri yang Lompat dari Kapal DLN Ditemukan Meninggal

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, antara lain Kantor SAR Balikpapan, Polair Polda Kaltim, TNI AL, BPBD Kota Balikpapan, nelayan setempat, serta keluarga korban yang turut memantau proses pencarian.

Hingga Kamis sore, korban masih belum ditemukan. Kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian dilaporkan berawan, dengan pencarian akan terus dilanjutkan sesuai dengan prosedur operasi SAR.

“Upaya pencarian akan terus kami optimalkan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan pergerakan arus laut. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” tambahnya.