Rapat Paripurna ke -32 DPRD Provinsi Kaltim

SAMARINDA.NUSANTARA NEWS – Rapat Paripurna ke -32 DPRD Kalimantan Timur, dipimpin langsung Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud didampingi Wakil Ketua I Mohammad Samsun, Wakil Ketua II Seno Aji, Wakil Ketua III Sigit Wibowo dan Sekretaris DPRD Kaltim Norhayati US. Sedangkan dari pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur hadiri langsung Gubernur Kaltim Isran Nor, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, serta dihadiri sekitar 26 anggota DPRD Kaltim dan unsur Forkopimda Kaltim serta Asisten, Staf Ahli, pimpinan dan perwakilan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim, bertempat di Gedung utama (B) DPRD Provinsi Kaltim.

Dalam pemandangan umum, penyampaian tanggapan dan atau jawaban terhadap pendapat Gubernur Kalimantan Timur atas nota penjelasan Rancangan Peraturan Daerah ( Ranperda) Inisiatif DPRD Kaltim fasilitasi penyelenggaraan pendidikan pondok pesantren dari 8 fraksi DPRD Kaltim, dibacakan oleh masing – masing juru bicara fraksi, Golkar (Salehuddin), fraksi PDI Perjuangan (Herliana Yanti), fraksi Gerindra ( A.Komariyah), Fraksi Pak ( Baharuddin Demu), Fraksi PKB ( Sutomo Jabir), fraksi PPP ( Mimi Meriami BR Pane), fraksi PKS ( Harun Al Rasyid), fraksi Demokrat Nasdem ( Saefuddin Zuhri).

Baca Juga  Seno Aji Protes Keras Prihal Tenaga Kerja Lokal Yang Tidak Dilibatkan Dalam Proyek Pembangunan IKN

Pemerintah Kaltim memperoleh apresiasi dari masing – masing fraksi atas penyampaian ranperda Inisiatif DPRD Kaltim fasilitasi penyelenggaraan pendidikan pondok pesantren, namun demikian sejumlah fraksi juga memberikan catatan – catatan untuk Pemprov Kaltim untuk dibahas lebih lanjut dengan dibentuknya panitia khusus (Pansus).

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Hadi Mulyadi, mengungkapkan apresiasi dan penghargaannya kepada semua fraksi DPRD Kaltim atas masukan, saran, dan tanggapan yang diberikan terkait Ranperda tersebut.

Baca Juga  Seno Aji Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Desa Ritan Baru

“Kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada mereka yang memberikan apresiasi dan dukungan terhadap pengusulan Ranperda perubahan bentuk badan hukum Perusahaan Daerah Pertambangan PT. Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera (Perseroda) dan Perseroan Terbatas Kalimantan Timur Melati Bhakti Satya (Perseroda),” katanya.

Dia juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah setuju dan sependapat bahwa perubahan bentuk badan hukum ini diharapkan dapat meningkatkan peran dan fungsi perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga  Seno Aji Berharap Bank KaltimTara Memberikan Sumbangan Deviden pada Daerah di Ulang Tahun ke-58

“Untuk hal tersebut percepatan penetapan Ranperda ini akan membawa dampak luas bagi masyarakat Kaltim,”ucap orang nomor dua di Bumi Etam tersebut.

( m@n)